Kasedata.id – Puluhan nelayan dari Pulau Obi, Halmahera Selatan, dan Pulau Taliabu menerima bantuan mesin perahu berkapasitas 15 PK dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut). Bantuan ini diserahkan melalui UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Malut yang berlangsung di Kota Ternate, Selasa (15/9/2026).
Bantuan mesin perahu ini merupakan bagian dari program prioritas Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe (Sherly-Sarbin) melalui stimulus sektor perikanan terintegrasi.
Program tersebut dengan tujuan untuk memperkuat armada tangkap nelayan skala kecil sekaligus meningkatkan kemampuan produksi nelayan di wilayah pesisir Maluku Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan nelayan Pulau Obi, Sarno La Jiwa, mengapresiasi program Sherly-Sarbin terhadap kebutuhan nelayan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Gubernur dan Pak Wakil Gubernur atas bantuan ini. Mesin ini adalah napas baru bagi mata pencaharian kami,” ujar Sarno.
Menurutnya, adanya bantuan mesin ini dapat membantu menekan biaya operasional sekaligus memperluas wilayah tangkap nelayan di laut lepas.
Ia berkomitmen menjaga dan merawat bantuan itu agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung aktivitas melaut.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Malut, Kadri La Etje, mengatakan pemberian program stimulus itu salah satunya diarahkan untuk membantu mengurangi angka kemiskinan di wilayah pesisir.
Pemerintah Provinsi, kata dia, secara bertahap mendorong modernisasi alat produksi nelayan tradisional agar produktivitas perikanan lokal meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pasar nasional hingga peluang pasar ekspor.
“Melalui penguatan fasilitas ini, Pemprov Malut optimistis sektor maritim akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini juga diharapkan meningkatkan pendapatan riil nelayan tradisional yang selama ini terkendala keterbatasan teknologi,” kata Kadri.
Ia menambahkan, distribusi bantuan itu erupakan bagian dari kebijakan pemerintah provinsi melalui Gubernur dan Wakil Gubernur untuk memastikan program sektor perikanan menyentuh langsung kelompok nelayan yang masih menghadapi keterbatasan alat produksi.
“ Program ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi nelayan pesisir melalui sektor perikanan.(*)
Penulis : Pewarta
Editor : Sandin Ar






