Dampak Sekolah Gratis SD-SMP di Kota Ternate

Rabu, 16 Juli 2025 - 21:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi

Foto : ilustrasi

Kasedata.id — Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kewajiban pemerintah menyediakan pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP resmi dibacakan pada 27 Mei 2025 lalu. Kebijakan ini menuai respons dari berbagai pihak, termasuk sekolah swasta di Kota Ternate yang dipastikan menjadi “korban” dari kebijakan tersebut.

Apalagi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate Muhlis Djumadi, sebelumnya menyatakan bahwa putusan tersebut final dan wajib dijalankan.  Pernyataan ini mempertegas komitmen Pemkot Ternate terhadap implementasi kebijakan pendidikan gratis yang menjadi mandat konstitusi.

Akan tetapi sejumlah sekolah swasta menilai bahwa kebijakan ini perlu pendekatan teknis yang cermat dan adil agar tidak menimbulkan ketimpangan terutama dalam hal pembiayaan operasional.

Kepala Sekolah SD Islamiyah 5 Kota Ternate, Halima, menyambut baik kebijakan tersebut karena diyakini dapat meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan membantu mengurangi kesenjangan sosial.

“Soal pendidikan gratis tentu sangat baik dan masyarakat pasti senang. Tapi kami ini berada dibawah yayasan. Banyak guru honorer yang gajinya bergantung pada iuran sekolah. Kalau kebijakan ini dijalankan tanpa ada keseimbangan bantuan dari pemerintah, kami bisa kesulitan,” ujarnya kepada media, Rabu (16/7/2025).

Menurut Halima, sekolah swasta tidak bisa disamakan begitu saja dengan sekolah negeri karena sumber anggaran mereka berbeda. Ia menegaskan, jika kebijakan ini dijalankan, Dinas Pendidikan harus mengkaji secara teknis dan menyeluruh agar implementasinya tidak merugikan pihak swasta.

Baca Juga :  Diklat Paskibraka Ternate Resmi Dimulai

“Kalau tidak ada dukungan dana operasional atau bantuan langsung untuk sekolah swasta, maka sarana, prasarana, dan kesejahteraan guru bisa sangat terdampak. Kami berharap pengkajian dilakukan dengan tepat sasaran,” tegasnya.

Halima juga berharap pemerintah tidak hanya melihat sekolah swasta sebagai pelengkap, tetapi sebagai mitra strategis dalam mencerdaskan anak-anak bangsa, terutama di jumlah sekolah masih terbatas.

“Kebijakan ini bagus, tapi harus dibarengi perhatian yang adil bagi kami di sekolah swasta. Kami butuh dukungan agar bisa bertahan dan tetap memberikan pelayanan pendidikan yang layak,” tutupnya. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Perkuat Pendirian FKG UMMU, MDC Ternate Jadi Mitra Strategis
Dikawal RSIJ Grup, UMMU Percepat Buka Fakultas Kedokteran
Teliti Trah Mus – Kasuba, Irmon Machmud Raih Doktor Cumlaude
SRMP 26 Ternate Perkuat Kualitas Pelayanan Lewat Forum Konsultasi Publik
SMA Negeri 5 Ternate Matangkan Siswa Hadapi TKA
Akademisi Apresiasi Pencopotan Kepsek di Halsel
STIMIK Tidore Mandiri Wisuda, Bidik Status Institut
Wali Kota Ternate Dukung Munas FPIP-PTM di UMMU

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:07 WIT

Perkuat Pendirian FKG UMMU, MDC Ternate Jadi Mitra Strategis

Sabtu, 5 September 2026 - 11:03 WIT

Dikawal RSIJ Grup, UMMU Percepat Buka Fakultas Kedokteran

Rabu, 2 September 2026 - 17:39 WIT

Teliti Trah Mus – Kasuba, Irmon Machmud Raih Doktor Cumlaude

Rabu, 2 September 2026 - 08:16 WIT

SRMP 26 Ternate Perkuat Kualitas Pelayanan Lewat Forum Konsultasi Publik

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:22 WIT

SMA Negeri 5 Ternate Matangkan Siswa Hadapi TKA

Berita Terbaru

Prosesi MoU antara UMMU dan Klinik MDC Ternate [dok : Ani/kasedata]

Pendidikan

Perkuat Pendirian FKG UMMU, MDC Ternate Jadi Mitra Strategis

Rabu, 9 Sep 2026 - 08:07 WIT

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Utara, Zulkifli Bian. || dok : Kasedata.id

Daerah

Staf Ahli Gubernur Malut Mundur, BKD Siapkan Pengganti

Selasa, 8 Sep 2026 - 14:15 WIT

Nuryadin Rachman

Daerah

Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai

Selasa, 8 Sep 2026 - 14:07 WIT