Kasedata.id – Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Maluku Utara angkatan perdana resmi berakhir pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di GOR Sofifi, Desa Akekolano, Kota Tidore Kepulauan, itu mengukuhkan 300 kader dari berbagai daerah di Maluku Utara.
Penutupan diklat dipimpin langsung Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara, Sahril Thahir. Dalam momentum tersebut, apresiasi diberikan kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan kegiatan perdana tersebut.
Ketua Panitia Diklat Laskar Gerindra Maluku Utara, Abuhari Hamzah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk jajaran DPD dan DPC Gerindra se-Maluku Utara yang telah mengirimkan kader untuk mengikuti proses pendidikan dan pelatihan.
“Kepada seluruh panitia, saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja samanya. Untuk DPD dan DPC Partai Gerindra se-Maluku Utara, terima kasih karena telah mengirim putra-putra terbaiknya untuk digembleng menjadi kader militan. Semoga tiga hari ini dapat membentuk kader yang selalu siap sedia untuk mewujudkan tujuan partai,” ujar Abuhari, Selasa (20/10/2026).
Diklat perdana ini tidak sekadar menjadi ajang konsolidasi organisasi. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membentuk karakter, memperkuat kedisiplinan, serta menyiapkan kader yang mampu mengawal agenda strategis pemerintah dalam upaya mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
Di balik suksesnya pelaksanaan diklat tersebut, nama Abuhari Hamzah turut menjadi sorotan. Mantan pejabat Pemerintah Provinsi Maluku Utara itu dikenal memiliki pengalaman di lingkungan birokrasi, dengan rekam jejak pengabdian dan pelaksanaan program kerja pemerintahan.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal yang melekat pada sosok Abuhari, yang kini dikenal sebagai salah satu pengurus DPD Partai Gerindra Maluku Utara.
Di tengah aktivitas politik dan konsolidasi kader Gerindra, nama Abuhari mulai diperbincangkan dalam bursa figur potensial yang digadang-gadang meramaikan kontestasi Pemilihan Wali Kota Ternate pada 2029 mendatang.
Meski demikian, dinamika politik menuju Pilwalkot Ternate 2029 masih cukup panjang. Perkembangan kiprah Abuhari di internal partai maupun ruang publik akan menjadi bagian dari perjalanan politiknya ke depan. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi


![Sertijab dari kepala desa sebelumnya Idham Usia kepada penjabat kepala desa yang baru Siti Hawa Kedafota [dok : karno/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261021_233015-225x129.jpg)




