DPRD Halsel Sahkan Ranperda APBD 2026

Minggu, 30 November 2025 - 16:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar Rapat Paripurna ke 48 Masa Persidangan III Tahun 2025. Paripurna terkait Pengambilan Keputusan Persetujuan DPRD Halsel Terhadap Ranperda Tentang APBD tahun anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Sabtu (29/11/2025) malam.

Rapat Paripurna itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Halsel, Muslim Hi. Rakib, didampingi Ketua DPRD Salma Samad, dan dihadiri oleh Bupati Halsel Bassam Kasuba, Sekretaris Daerah Halsel, Safiun Radjulan, para anggota DPRD, Kepala OPD, dan unsur Forkopimda.

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Halsel, Safri Talib, menyebut APBD tahun 2026 disepakati sebesar Rp 1.710.269.333.577. Banggar dan TAPD menyepakati Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp269 miliar, Pendapatan Transfer Rp1,4 triliun, Lain lain Pendapatan Yang Sah Rp19 miliar, Belanja Daerah Rp1,7 triliun dan Defisit Rp10 miliar.

“Meskipun dinamika pembahasan APBD cukup alot, namun pembahasan APBD berjalan lancar sesuai mekanisme yang berlaku. Insya Allah, APBD yang telah kita sepakati dapat dilaksanakan dengan baik,” kata politisi PKB ini.

Sementara, Bupati Bassam dalam paparannya mengatakan meskipun dengan keterbatasan fiskal pada tahun 2026, APBD Kabupaten Halsel tahun 2026 yang disetujui semoga dapat berkontribusi dalam keberlangsungan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pendapatan daerah dalam APBD tahun anggaran 2026 ditargetkan sebesar Rp.1.710.269.333.577 yang terdiri dari PAD ditargetkan sebesar 269 miliar, Pendapatan Transfer Rp1,4 triliun, Lain lain Pendapatan Yang Sah Rp19 miliar, Belanja Daerah Rp1,7 triliun dan Defisit Rp10 miliar,” ucapnya.

Baca Juga :  Baju Dinas DPRD Ternate Tembus Setengah Miliar, Ini Penjelasan Sekwan

Belanja daerah terdiri dari belanja operasi dialokasikan sebesar 1,2 triliun. Belanja modal tahun 2026 dialokasikan sebesar 183,3 miliar. Belanja tidak terduga direncanakan sebesar 53,8 miliar. Belanja transfer direncanakan sebesar 285,2 miliar.

“Perlu kami sampaikan belanja daerah yang dialokasikan sebesar 1 triliun 722 milyar 558 juta 979 ribu 577 rupiah, berdasarkan penandaan pada sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) telah mendukung beberapa kewajiban sesuai peraturan perundang undangan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Muhajirin Serap Aspirasi Warga Halbar, Pendidikan, Air Bersih dan Petani Jadi Prioritas
Solar Subsidi Jadi Atensi, Pemprov Malut dan BPH Migas Awasi Ketat Seluruh SPBU
Pemprov Malut Perketat Pengawasan Solar Subsidi, Mafia BBM Mulai Dibidik
Dikbud Malut Matangkan SPMB 2026, Hapus Stigma Sekolah Favorit dan Tutup Celah “Orang Dalam”
SMAN 2 Ternate Pamer Kecanggihan Robotik, Kadikbud Malut Apresiasi Terobosan Visioner
Stabilkan Pangan Jelang Idul Adha, Gubernur Malut Kirim 100 Sapi ke Seluruh Daerah
Putra-Putri Pulau Obi yang Menjadi Tuan Rumah di Industri Nikel
Dari Kampung Leluhur Benny Laos, Warga Moti Kini Menanti Kehadiran Pemerintah

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:36 WIT

Muhajirin Serap Aspirasi Warga Halbar, Pendidikan, Air Bersih dan Petani Jadi Prioritas

Senin, 18 Mei 2026 - 19:20 WIT

Solar Subsidi Jadi Atensi, Pemprov Malut dan BPH Migas Awasi Ketat Seluruh SPBU

Senin, 18 Mei 2026 - 19:03 WIT

Pemprov Malut Perketat Pengawasan Solar Subsidi, Mafia BBM Mulai Dibidik

Senin, 18 Mei 2026 - 16:53 WIT

Dikbud Malut Matangkan SPMB 2026, Hapus Stigma Sekolah Favorit dan Tutup Celah “Orang Dalam”

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:55 WIT

Stabilkan Pangan Jelang Idul Adha, Gubernur Malut Kirim 100 Sapi ke Seluruh Daerah

Berita Terbaru

Rumah warga Fitu saat terbakar [Foto : Iin Afriyanti/Kasedata]

Hukum & Peristiwa

Rumah Warga Fitu di Ternate Hangus Terbakar

Senin, 18 Mei 2026 - 14:17 WIT