Kasedata.id – Perbaikan ruas jalan di kawasan Kampus Universitas Khairun (Unkhair), Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, yang dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku Utara (BPJN Malut) menuai respons positif dari civitas akademika. Dosen dan mahasiswa, kini merasakan langsung dampak perbaikan infrastruktur yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan utama.
Ruas jalan sepanjang ratusan meter itu, sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan. Jalan berlubang, tambalan tidak rata, hingga genangan air ketika hujan kerap menghambat aktivitas warga kampus dan memicu kemacetan kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk perkuliahan.
Tak hanya akses jalan utama kampus Unkhair, kondisi jalan dari arah Fakultas Hukum menuju Kampus Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) juga sempat menjadi sorotan. Jalur yang dulunya rusak parah dan terbilang ekstrem bagi pengendara, kini telah berubah signifikan. Permukaan jalan yang mulus membuat mobilitas antar-kampus menjadi jauh lebih aman dan nyaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan Unkhair, Ir. Nurdewi Rizka, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan tahun 2025 ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kalau dibandingkan sebelumnya, memang banyak sekali jalan berlubang dan tambalan yang mengganggu. Alhamdulillah sekarang sudah mulus dan licin. Namun ke depan, kami berharap ada perhatian juga pada perbaikan selokan atau drainase,” ujarnya kepada media, Kamis (24/12/2025).

Ia menekankan bahwa ruas jalan tersebut merupakan jalan umum yang tidak hanya digunakan oleh warga kampus. Tanpa drainase yang memadai, dikhawatirkan air hujan dapat meluap ke badan jalan dan mempercepat kerusakan kembali.
“Sekarang kendaraan kami aman melintas. Kerusakan jalan ini sebenarnya sudah terjadi sekitar tiga sampai empat tahun lalu, dan akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah,” tambahnya.
Selain itu, Nurdewi juga menyoroti perbaikan jalan di samping Fakultas Hukum menuju Kampus UMMU yang sebelumnya rusak parah.
“Dulu arah jalan itu cukup ekstrem dilalui kendaraan. Sekarang sudah mulus. Intinya aman. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Ternate dan BPJN Malut atas perbaikan ini,” tuturnya.
Hal senada disampaikan mahasiswa Teknik Unkhair, Yasiru Ramadani. Ia menilai perbaikan jalan sangat membantu kelancaran aktivitas mahasiswa.
“Dulu banyak lubang, sering bikin macet dan mengganggu aktivitas kami, apalagi kalau ingin urusan cepat di kampus. Sekarang kendaraan lancar, dan urusan di kampus juga jadi lebih baik,” katanya.
Sebelumnya, BPJN Malut mencatat progres signifikan dalam proyek perbaikan 27 ruas jalan di Kota Ternate. Hingga Selasa (23/12/2025) kemarin, sebanyak 23 ruas jalan telah rampung. Sementara empat ruas lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
Direksi Lapangan BPJN Malut, Fauji, menjelaskan bahwa empat ruas yang belum diperbaiki meliputi kawasan Perumnas (samping/belakang Kantor Capil Ternate), Ake Lisbet, Benteng Toloko/PDAM, serta ruas Jati–Jan. Secara keseluruhan, progres pekerjaan sampai pada Rabu (24/12) telah mencapai sekitar 95 persen.
Perbaikan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas pendidikan dan pelayanan publik di Kota Ternate. (*)
Penulis : Pewarta
Editor : Sandin Ar






![Rustam Ode Nuru. [Foto: Ridal/Kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260401_194152-225x129.jpg)

