Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara tancap gas memperkuat fondasi kerukunan sosial. Melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Persiapan dan Mekanisme Pelaksanaan Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2026, komitmen merawat keberagaman ditegaskan sebagai agenda strategis daerah.
Kegiatan yang digelar di Muara Hotel, Ternate, Kamis (16/4/2026), ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah lintas sektor untuk menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat Maluku Utara.
Rakor dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadri La Etje, mewakili Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Hadir pula Kepala Badan Kesbangpol Malut, Drs. Armin Zakaria, serta Kabid Ketahanan Ekososbud, Agama, dan Ormas, Rachmad.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutan gubernur yang dibacakan Kadri, ditegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan utama bangsa, namun juga berpotensi menjadi tantangan jika tidak dikelola dengan baik.
“Harmoni dalam keberagaman adalah kunci menciptakan masyarakat yang damai, adil, dan sejahtera. IHaI bukan sekadar angka, tetapi instrumen strategis untuk memotret tingkat toleransi dan keterpaduan sosial masyarakat,” tegasnya.
Pemprov Maluku Utara juga menyoroti capaian IHaI 2025 yang belum memenuhi target. Karena itu, tahun 2026 ditetapkan sebagai momentum penguatan ikatan sosial di seluruh lapisan masyarakat.
“Kita berkomitmen merangkul semua elemen. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Kita adalah saudara yang hidup di tanah dan air yang sama,” lanjut Kadri.
Pengukuran IHaI dinilai krusial sebagai dasar perumusan kebijakan daerah, khususnya di bidang sosial, ekonomi, budaya, dan kebangsaan. Lebih dari itu, indeks ini juga berfungsi sebagai sistem peringatan dini terhadap potensi konflik sosial.
Pemprov berharap, hasil pengukuran IHaI 2026 mampu mendorong sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kehidupan sosial yang harmonis dan berkelanjutan.
Menutup sambutan, Kadri mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk kembali pada nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
“Dunia yang damai berawal dari sikap saling menghargai. Mari kita jaga dan perkuat harmoni sebagai pondasi utama membangun Maluku Utara yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Rakor teknis ini dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Maluku Utara serta Pemerintah Kota Ternate. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi


![Salah satu tambang rakyat di Kabupaten Halmahera Selatan [Foto : istimewa]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260416_231336-225x129.jpg)
![Talent Detection Futsal U-17 Road to Spain 2026 yang berlangsung di Lapangan Futsal Jati, Kota Ternate [Foto : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/Picsart_26-04-16_21-58-13-324-225x129.jpg)


![Aksi damai kader partai di halaman kantor DPD NasDem Malut, Kelurahan Makassar Timur, Kota Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260415_193527-225x129.jpg)