Maluku Utara Gaspol Perkuat Kerukunan, IHaI 2026 Jadi Kompas Harmoni Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 12:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadri Laetje mewakili Gubernur Malut Sherly Tjoanda membuka kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Persiapan dan Mekanisme Pelaksanaan Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2026. || dok : Ilham/Kasedata

Kadri Laetje mewakili Gubernur Malut Sherly Tjoanda membuka kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Persiapan dan Mekanisme Pelaksanaan Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2026. || dok : Ilham/Kasedata

Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara tancap gas memperkuat fondasi kerukunan sosial. Melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Persiapan dan Mekanisme Pelaksanaan Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2026, komitmen merawat keberagaman ditegaskan sebagai agenda strategis daerah.

Kegiatan yang digelar di Muara Hotel, Ternate, Kamis (16/4/2026), ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah lintas sektor untuk menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat Maluku Utara.

Rakor dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadri La Etje, mewakili Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Hadir pula Kepala Badan Kesbangpol Malut, Drs. Armin Zakaria, serta Kabid Ketahanan Ekososbud, Agama, dan Ormas, Rachmad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan gubernur yang dibacakan Kadri, ditegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan utama bangsa, namun juga berpotensi menjadi tantangan jika tidak dikelola dengan baik.

Baca Juga :  Tabligh Akbar, Ustaz Das’ad Latif Gaungkan Pesan Damai untuk Maluku Utara

“Harmoni dalam keberagaman adalah kunci menciptakan masyarakat yang damai, adil, dan sejahtera. IHaI bukan sekadar angka, tetapi instrumen strategis untuk memotret tingkat toleransi dan keterpaduan sosial masyarakat,” tegasnya.

Pemprov Maluku Utara juga menyoroti capaian IHaI 2025 yang belum memenuhi target. Karena itu, tahun 2026 ditetapkan sebagai momentum penguatan ikatan sosial di seluruh lapisan masyarakat.

“Kita berkomitmen merangkul semua elemen. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Kita adalah saudara yang hidup di tanah dan air yang sama,” lanjut Kadri.

Pengukuran IHaI dinilai krusial sebagai dasar perumusan kebijakan daerah, khususnya di bidang sosial, ekonomi, budaya, dan kebangsaan. Lebih dari itu, indeks ini juga berfungsi sebagai sistem peringatan dini terhadap potensi konflik sosial.

Baca Juga :  IDI Malut Dikukuhkan, 764 Dokter Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah

Pemprov berharap, hasil pengukuran IHaI 2026 mampu mendorong sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kehidupan sosial yang harmonis dan berkelanjutan.

Menutup sambutan, Kadri mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk kembali pada nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

“Dunia yang damai berawal dari sikap saling menghargai. Mari kita jaga dan perkuat harmoni sebagai pondasi utama membangun Maluku Utara yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Rakor teknis ini dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Maluku Utara serta Pemerintah Kota Ternate. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur
Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut
Cegah Persoalan Hukum, Bupati Sula Teken MoU dengan Jaksa
Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo
Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi
Beredar BBM Oplosan di Ternate, Polisi Selidiki Pemasok Pertalite
Penertiban Aset Pemprov Malut Dikebut, 64 Kendaraan Dinas Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:30 WIT

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 November 2026 - 13:32 WIT

BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIT

Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut

Senin, 2 November 2026 - 19:40 WIT

Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo

Senin, 2 November 2026 - 16:19 WIT

Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi

Berita Terbaru

Ekonomi

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:26 WIT

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Sula, H. Syamsudin Ode Maniwi [dok : karno/kasedata]

Sula

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:30 WIT