Malut Rancang Perda Ibu Hamil dan Anak di Pulau Terpencil

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota tim penyusun Perda, Mukhtar Adam [Foto : sukarsi/kasedata]

Anggota tim penyusun Perda, Mukhtar Adam [Foto : sukarsi/kasedata]

Kasedata.id — Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) terbaru yang mengatur perlindungan ibu hamil dan anak-anak. Perda ini dirancang untuk menekan angka kematian ibu hamil serta anak putus sekolah di wilayah kepulauan terpencil.

Anggota tim penyusun Perda, Mukhtar Adam, mengatakan pembentukan regulasi ini dilatarbelakangi tingginya risiko kematian ibu hamil di pulau-pulau kecil yang sulit diakses dan minim fasilitas layanan dasar.

“Data statistik menunjukkan angka kematian ibu hamil di pulau-pulau kecil cukup tinggi. Kemiskinan ekstrem dan balita kurang gizi juga banyak ditemukan di wilayah terpencil,” ujar Mukhtar Adam kepada media baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau kecil pada umumnya bukan karena pilihan, melainkan keterpaksaan akibat keterbatasan akses dan fasilitas di wilayah lain.

Baca Juga :  Ekskul, Ruang Ekspresi dan Prestasi Siswa di SMK Negeri Ternate

“Apakah mereka senang hidup di pulau kecil. Tidak. Mereka terpaksa. Mau pindah ke Ternate, tinggal di mana. Mau ke Bacan fasilitas kesehatannya lebih baik, negara juga tidak menyiapkan tempat. Mereka akhirnya meninggal dalam diam, tidak viral, tidak dibicarakan,” ungkapnya.

Menurut Mukhtar, kondisi tersebut jarang terungkap karena minimnya perhatian dan keterbatasan kehadiran media di pulau-pulau kecil.

“Mereka tidak viral karena berada di pulau kecil. Media tidak hadir di sana. Tapi peneliti datang dan menemukan fakta-fakta itu,” jelasnya.

Selain kesehatan ibu hamil, rancangan perda ini juga akan mengatur persoalan anak putus sekolah di wilayah pulau kecil. Saat ini, Mukhtar mengaku tengah menyusun Naskah Akademik untuk mengkaji perlambatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Maluku Utara.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Tegaskan Status Lahan Kawasi Sudah Melalui Verifikasi yang Ketat

“Jika dilihat dari IPM, faktor perlambatan utama ada pada usia harapan hidup dan angka partisipasi sekolah. Harapan sekolah meningkat, tapi partisipasi sekolah masih bertahan di sembilan tahun, dan terbanyak ada di Halmahera Selatan,” paparnya.

Ia mencontohkan kondisi pulau kecil dengan jumlah penduduk terbatas yang kesulitan mengakses pendidikan lanjutan.

“Penduduk hanya 280 orang, tapi bagaimana caranya anak-anak di sana bisa memiliki SMP. Ini yang harus diatur melalui kebijakan,” ujarnya.

Mukhtar menambahkan bahwa gagasan pembentukan Perda tersebut saat ini telah diskenariokan untuk dituangkan dalam Naskah Akademik dengan mempertimbangkan berbagai regulasi terkait sebagai dasar hukum. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko
Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV
Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih
APBD-P Maluku Utara Tahun 2026 Tembus Rp 3,211 Triliun
Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino
Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut
Sebanyak 28 Pemegang Izin Tambang Maluku Utara Belum Kantongi RKAB
BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:07 WIT

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIT

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:06 WIT

Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIT

Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:46 WIT

Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT