Mitigasi Gempa di Batang Dua Dimatangkan

Senin, 13 April 2026 - 20:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sarbin Sehe saat diwawancarai usai rapat koordinasi [dok : kasedata]

Wakil Gubernur Sarbin Sehe saat diwawancarai usai rapat koordinasi [dok : kasedata]

Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) bersama Pemerintah Kota Ternate dan BMKG menggelar rapat koordinasi membahas penanganan dampak serta potensi gempa susulan di Kecamatan Batang Dua. Pertemuan ini berlangsung di Kediaman Gubernur Maluku Utara, Senin (13/4/2026).

Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, mengatakan rapat itu merupakan tindak lanjut dari peninjauan lapangan sebelumnya. Data teknis dari BMKG menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan mitigasi.

“Pertemuan ini penting agar kita terus mendapatkan informasi detail terkait prediksi gempa dari BMKG. Hasilnya akan disampaikan secara tertulis kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota sebagai dasar langkah mitigasi,” ujar Sarbin kepada media usai rapat koordinasi.

Ia menambahkan meski telah terjadi ratusan gempa susulan, masyarakat diminta tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan analisis BMKG, rangkaian gempa itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Gede Eriksana Yasa, menjelaskan gempa susulan merupakan fenomena umum pasca gempa utama. Berdasarkan pemantauan, aktivitas seismik di Batang Dua diperkirakan masih berlangsung selama dua hingga tiga pekan ke depan.

Baca Juga :  Belajar dari Tragedi, Sherly-Sarbin Tingkatkan Kewaspadaan di Pilkada Maluku Utara

“Setiap gempa besar pasti diikuti gempa susulan. Untuk kejadian ini, kami prediksi berlangsung dua sampai tiga minggu,” katanya.

Gede menambahkan, tren kekuatan gempa menunjukkan penurunan. Frekuensi yang semula mencapai 49 kejadian per hari kini turun menjadi sekitar 20 kejadian dengan mayoritas tidak lagi dirasakan masyarakat.

Pemprov dan Pemkot Ternate memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan memprioritaskan keselamatan warga dalam proses pemulihan pasca gempa. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional
Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal
Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi
500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah
BPJN Malut Rampungkan Jembatan Ake Oba, Akses Warga Kembali Dibuka
Sinergi Muslimat NU dan Fatayat NU Maluku Utara Kian Kokoh, Soliditas Organisasi Diperkuat
Ritual Sigofi Ake Sambut HUT Kemerdekaan di Ternate
Pemkab Sula Ajukan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:54 WIT

Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:23 WIT

Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:12 WIT

500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:10 WIT

BPJN Malut Rampungkan Jembatan Ake Oba, Akses Warga Kembali Dibuka

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:27 WIT

Sinergi Muslimat NU dan Fatayat NU Maluku Utara Kian Kokoh, Soliditas Organisasi Diperkuat

Berita Terbaru

Daerah

Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:23 WIT