Pempus Salurkan 674 Unit Program Bedah Rumah di Maluku Utara

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Balai P3KP Sulawesi I, Hujurat [Foto : sukarsi/kasedata]

Kepala Balai P3KP Sulawesi I, Hujurat [Foto : sukarsi/kasedata]

Kasedata.id – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meluncurkan program pembangunan 3 juta rumah secara nasional, termasuk di Provinsi Maluku Utara melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini telah direalisasikan dan ditargetkan rampung pada akhir 2025.

Di Maluku Utara, terdapat 674 unit rumah penerima bantuan yang tersebar di dua Kota dan empat Kabupaten.

Kepala Balai P3KP Sulawesi I, Hujurat, menjelaskan program BSPS mengutamakan masyarakat yang memiliki swadaya dengan dukungan stimulan senilai 20 juta. Namun khusus wilayah Maluku Utara dan Papua, nilai bantuan ditingkatkan menjadi 25 juta hingga Rp40 juta per unit karena pertimbangan kondisi geografis.

“Untuk Maluku Utara dan Papua ada penambahan nilai anggaran karena wilayahnya kepulauan. Dua kota, yaitu Tidore dan Ternate sebagai penerima bantuan sebesar 25 juta per unit rumah. Sementara untuk empat kabupaten lainnya, bantuan senilai 40 juta per unit,” ujarnya saat ditemui di Batik Hotel Ternate, pada Kamis kemarin (11/12/2025).

Hujurat menambahkan, letak geografis dan akses logistik yang sulit menjadi alasan utama untuk penyesuaian anggaran.

Baca Juga :  Dukung Kelancaran Nataru, BPJN Malut Siagakan Posko Nataru

“Karena kabupaten itu berada di wilayah kepulauan, akses logistik dan material bangunan cukup sulit dijangkau. Maka anggarannya ditambah untuk menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa realisasi program akan berjalan optimal apabila didukung oleh kolaborasi seluruh pihak terkait.

“Strateginya adalah kolaborasi dan sinergitas mulai dari tingkat pusat, daerah, pihak swasta, perbankan, hingga elemen masyarakat. Juknis kami susun agar proses pelaksanaan dapat lebih terarah dan tepat sasaran,” pungkas Hujurat. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam
Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak
Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga
KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027
Maluku Utara Kebagian APBN Rp 160 Miliar, Ribuan Rumah Masuk Program Bedah
Kepala Balitbangda Malut Segera Ditentukan, BKD : SK Disiapkan
Pemprov Malut Lepas 40 Peserta Wisata Rohani ke Yerusalem
Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan, 400 Kader Bakal Digembleng

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:37 WIT

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:57 WIT

Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:24 WIT

Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:32 WIT

KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:16 WIT

Maluku Utara Kebagian APBN Rp 160 Miliar, Ribuan Rumah Masuk Program Bedah

Berita Terbaru

Personel Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha saat melakukan pemantauan terhadap titik karhutla di lokasi TPA Takome

Peristiwa

Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:24 WIT