Kasedata.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Maluku Utara, Amar Manaf, mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kerukunan antar umat beragama di Maluku Utara. Hal ini sangatlah penting karena hidup berdampingan di bumi kie raha sudah sekian lama terbangun.
Ia menyebut bentrok warga baru-baru ini antara Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, menjadi pelajaran penting bagi kita semua di Maluku Utara untuk berbenah.
Amar menegaskan bahwa setiap persoalan yang terjadi harus diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita tidak boleh berkesimpulan atas maunya kita atau main hakim sendiri terhadap masalah yang dihadapi. Serahkan kepada pihak kepolisian agar diselesaikan secara hukum,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Muslimat NU di Hotel Jati Ternate, Minggu (5/4).
Amar menekankan pentingnya menjaga kehidupan kebersamaan dan kerukunan umat beragama yang selama ini telah dibangun bersama di Maluku Utara.
“Semua ini dimaksudkan agar kehidupan kebersamaan dan kerukunan umat beragama yang selama ini kita bangun tetap terjaga untuk selamanya,” tegasnya.
Menurutnya, penggunaan kekerasan atau sikap tidak sabar hanya akan memperkeruh situasi dan merusak citra masyarakat secara luas.
“Kalau kita tidak sabar dan menggunakan pikiran kekerasan, itu akan berakhir pada keretakan antarmasyarakat dan merusak citra kita bersama. Karena itu, perlu penyadaran diri dan mengutamakan kepentingan bersama,” tambahnya.
Amar juga mengungkapkan, Kemenag Maluku Utara telah melakukan koordinasi internal dengan seluruh jajaran mulai dari kantor Kemenag kabupaten, kepala KUA, hingga penyuluh agama Islam dan Kristen.
Koordinasi itu bertujuan agar seluruh perangkat segera turun ke lapangan untuk membantu menenangkan masyarakat di masing-masing desa.
Namun, ia mengakui pihaknya belum dapat langsung mempertemukan tokoh agama dari kedua desa karena situasi belum memungkinkan.
“Jika kondisi sudah memungkinkan, kami akan turun dan mempertemukan tokoh agama baik di Desa Banemo maupun Desa Siben Popo. Pertemuan itu penting untuk memulihkan kehidupan masyarakat agar kembali hidup berdampingan secara damai,” jelasnya. (*)
Penulis : Sukarsi Muhdar
Editor : Sandin Ar

![Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara, Amar Manaf [dok : sukarsi/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260405_225441-225x129.jpg)
![Ketua PW Muslimat NU Malut, Dr. Rosita Alting [Foto : sukarsi/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260405_222410-225x129.jpg)
![Ketua Umum KONI Kota Ternate, Faujan A. Pinang/Ilustrasi logo Muaythai Ternate [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/Picsart_26-04-05_21-33-19-469-225x129.jpg)
![Ketua Umum KONI Kota Ternate, Faujan A. Pinang, saat memantau langsung latihan atlet tim sepakbola yang dipersiapkan PORPROV ke-V di lapangan Ya-Anhar Gambesi [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/Picsart_26-04-05_21-17-48-113-225x129.jpg)

