Polisi Ungkap Kronologi Pria Meninggal di Pantai Falajawa Ternate

Senin, 3 November 2025 - 18:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat dievakuasi oleh warga dan petugas kepolisian di pantai Falajawa Kota Ternate

Korban saat dievakuasi oleh warga dan petugas kepolisian di pantai Falajawa Kota Ternate

Kasedata.id – Warga Pantai Falajawa, Kelurahan Muhajirin, Kecamatan Ternate Tengah, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di perairan setempat, pada Senin (3/11/2025) pagi. Korban diketahui bernama Arlis Djamaan (65), warga Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, sehari-hari berprofesi sebagai wiraswasta.

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas AKP Umar Kombong, menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang berolahraga di kawasan pantai. Sekitar pukul 06.50 WIT, saksi atas nama Ilman A. Dapa melihat korban dalam posisi terapung di laut, berjarak sekitar 150 meter dari bibir pantai.

“Saksi bersama warga lain lansung segera melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan pertama, namun korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar AKP Umar dalam siaran persnya.

Saksi lainnya, Amihilmi (44), menuturkan bahwa dirinya melihat sejumlah warga berlari ke arah pantai saat berada di kawasan Taman Pantai Falajawa. Ketika mendekat, ia mendapati korban sudah terapung di perairan. Warga kemudian membantu mengevakuasi korban ke tepi pantai sebelum petugas tiba di lokasi.

Tak lama kemudian, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Ahmad Yani bersama warga mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Tentara (RST) Tk. IV 16.07.01 Ternate untuk dilakukan pemeriksaan medis. Unit Identifikasi Satreskrim Polres Ternate juga tiba di rumah sakit guna melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap identitas korban.

Baca Juga :  Ratusan Polisi Amankan Pengukuran Lahan TKBM, Warga Ternate Protes

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga meninggal akibat penyakit yang dideritanya. Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan otopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi penolakan.

Sebagai tindak lanjut, pihak Polres Ternate telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan bahan keterangan serta membuat laporan resmi yang telah disampaikan kepada pimpinan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat beraktivitas di area publik atau perairan. Bila menemukan kejadian serupa, segera laporkan kepada pihak berwajib,” kata AKP Umar Kombong. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Beredar BBM Oplosan di Ternate, Polisi Selidiki Pemasok Pertalite
Langkah Pemda Tangani Karhutla Meluas di Taliabu
Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam
Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga
Asap TPA Takome Belum Reda, NU-Fatayat Terus Bergerak Bagikan Masker
Api dan Asap Kepung Sulamadaha, Tauhid Perintahkan Langkah Darurat
Duduki BPBD Ternate, Tonny Langsung “Action” Hadapi Karhutla 
Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:05 WIT

Beredar BBM Oplosan di Ternate, Polisi Selidiki Pemasok Pertalite

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:27 WIT

Langkah Pemda Tangani Karhutla Meluas di Taliabu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:37 WIT

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:24 WIT

Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:01 WIT

Asap TPA Takome Belum Reda, NU-Fatayat Terus Bergerak Bagikan Masker

Berita Terbaru