PWI Ternate Kecam Intimidasi Wartawan Usai Laga Malut United vs PSM Makassar

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik Club Malut United FC, David Glen Oei, yang berada di Stadion GKR tampak menegur sejumlah wartawan.

Pemilik Club Malut United FC, David Glen Oei, yang berada di Stadion GKR tampak menegur sejumlah wartawan.

Kasedata.id Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Ternate mengecam keras dugaan intimidasi terhadap sejumlah wartawan yang tengah menjalankan tugas peliputan usai pertandingan BRI Super League antara Malut United FC melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (7/3/2026) malam.

Ketua PWI Kota Ternate, Ramlan Harun, menilai tindakan tersebut merupakan bentuk penghalang-halangan terhadap kerja jurnalistik yang dilindungi undang-undang.

Menurut Ramlan, salah satu wartawan yang mengalami intimidasi adalah jurnalis Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate, Irwan Djailani, yang juga merupakan pengurus PWI Kota Ternate.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramlan menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Selain itu, para jurnalis yang melakukan peliputan pertandingan tersebut telah dibekali ID Card resmi peliputan BRI Super League.

“PWI Ternate mengecam keras segala bentuk upaya yang menghalang-halangi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Setiap orang yang dengan sengaja menghambat kerja pers dapat dikenakan sanksi pidana hingga dua tahun penjara sesuai ketentuan dalam UU Pers,” tegas Ramlan.

Tak hanya itu, Ramlan menegaskan bahwa pelanggaran yang termuat dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 juga menyebut tindakan menghapus video hasil liputan jurnalis dapat dipidana penjara hingga 2 tahun atau denda maksimal Rp 500 juta. Hal ini merujuk pada Pasal 4 ayat (2) dan (3) serta Pasal 6, yang menjamin kebebasan pers dari penyensoran, pembredelan, atau pelarangan penyiaran.

Baca Juga :  Ramlan–Sandin Resmi Pimpin PWI Kota Ternate

“Perlindungan profesi Wartawan, berdasarkan Standar Perlindungan Profesi Wartawan (Peraturan Dewan Pers Nomor 05/Peraturan-DP/IV/2008), selama wartawan menjalankan tugas sesuai perundang-undangan dan Kode Etik Jurnalistik, mereka dilindungi dari perampasan peralatan dan penghalangan tugas,” tegasnya.

Kronologi Kejadian

Insiden dugaan intimidasi terhadap wartawan terjadi setelah pertandingan BRI Super League antara Malut United dan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Kota Ternate.

Sekitar pukul 23.05 WIT, sejumlah wartawan masih melakukan aktivitas peliputan pasca pertandingan di area stadion. Saat itu, Irwan Djailani tengah mendokumentasikan perjalanan perangkat pertandingan yang meninggalkan lapangan menuju ruang ganti.

Tidak lama kemudian, seorang pria yang diduga merupakan official tim Malut United menghampiri Irwan Djailani bersama beberapa wartawan lainnya. Pria tersebut mempersoalkan aktivitas perekaman yang dilakukan para jurnalis.

Ia bahkan meminta agar rekaman video dihapus sambil berteriak dan memprovokasi suporter yang berada di sekitar lokasi.

“Kamu wartawan, kamu harus hapus video itu,” teriak pria tersebut.

Beberapa menit kemudian, pria yang sama juga meminta steward stadion untuk mengusir para wartawan dari area tribun, meskipun para jurnalis tersebut telah menggunakan ID Card resmi peliputan dan berada di area yang diperbolehkan.

Situasi Sempat Memanas

Situasi di stadion sempat memanas ketika oknum manajemen yang sama terlihat membuntuti perangkat pertandingan hingga ke area ruang ganti wasit.

Setibanya di depan pintu ruang ganti, ia beberapa kali menggedor pintu dengan keras sambil melontarkan umpatan serta ancaman kepada para wasit yang berada di dalam ruangan.

Baca Juga :  PSSI Ternate “Bangkit,” Bidik Kembali Emas Porprov 2026

Akibat situasi tersebut, perangkat pertandingan memilih tetap berada di dalam ruang ganti untuk menghindari potensi konflik yang lebih besar.

Para wasit bahkan tertahan di dalam stadion selama kurang lebih satu setengah jam setelah pertandingan berakhir. Sekitar pukul 00.20 WIT, setelah pihak kepolisian bersama steward memastikan kondisi stadion telah aman dan kondusif, perangkat pertandingan akhirnya dapat meninggalkan stadion.

Respons Manajemen dan Media

Dalam situasi tersebut, pemilik Malut United FC, David Glen Oei, yang berada di lokasi juga sempat menegur wartawan.

“Kamu dari mana? Kalau dari Ternate kenapa tidak mendukung kami,” ujarnya.

Sementara itu, pimpinan media Halmahera Post, Firjal Usdek, yang berada di lokasi mengaku kecewa atas perlakuan yang diterima para jurnalis.

Menurutnya, keberadaan wartawan di tribun stadion masih sesuai dengan aturan karena mereka menggunakan ID Card resmi peliputan serta tidak melanggar batas area yang ditentukan panitia.

Firjal menegaskan bahwa tindakan meminta wartawan menghapus rekaman video merupakan bentuk intimidasi yang bertentangan dengan Undang-Undang Pers.

“Kami berada di tribun dengan ID Card lengkap dan tidak keluar dari area yang diperbolehkan. Kami sangat kecewa atas perlakuan yang kami terima malam ini,” tegasnya.

Diketahui, dalam pertandingan tersebut Malut United FC harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 3-3 melawan PSM Makassar. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PBFI Ternate Kembali Aktif, Faizal Hud Dipercaya Jadi Ketua
Gubernur Cup II Berakhir, Perbasi Malut Siapkan Talenta Muda ke Panggung Nasional
Tim Basket Pacific Morotai Juara Gubernur Cup II 2026 Usai Tekuk Ditjenpas Malut
Mantan Atlet Gulat Nasional Bawa Spirit Bentuk PGSI Malut
Rektor Unkhair Pimpin FOPI Malut, Petanque Harus Naik Kelas
Ketua Perbasi Malut Bidik Generasi Baru Pebasket Hebat Lewat Gubernur Cup II 2026
Raker PELTI Malut Resmi Digelar, Prestasi Atlet Jadi Perhatian
PELTI Malut Gelar Raker, Bidik Prestasi Tenis Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:44 WIT

PBFI Ternate Kembali Aktif, Faizal Hud Dipercaya Jadi Ketua

Sabtu, 12 September 2026 - 23:13 WIT

Gubernur Cup II Berakhir, Perbasi Malut Siapkan Talenta Muda ke Panggung Nasional

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIT

Tim Basket Pacific Morotai Juara Gubernur Cup II 2026 Usai Tekuk Ditjenpas Malut

Sabtu, 12 September 2026 - 16:21 WIT

Mantan Atlet Gulat Nasional Bawa Spirit Bentuk PGSI Malut

Rabu, 2 September 2026 - 18:30 WIT

Rektor Unkhair Pimpin FOPI Malut, Petanque Harus Naik Kelas

Berita Terbaru

Olahraga

PBFI Ternate Kembali Aktif, Faizal Hud Dipercaya Jadi Ketua

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:44 WIT

Dikbud Kabupaten Pulau Taliabu bersama Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara saat menggelar pendampingan perencanaan dan penganggaran terkait SPM bidang pendidikan tahun 2026 [ dok : karno/kasedata]

Daerah

Pemkab Taliabu Perkuat SPM Pendidikan Berbasis Data

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:29 WIT

Daerah

Kemarau Panjang, Pemkot Ternate Gelar Salat Istisqa

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:37 WIT

Wali Kota Ternate (kedua kiri) dan Kadisperkimtan (kedua kanan) berpose usai menerima piagam pernghargaan.

Daerah

Dari Program Pempus, Ternate Raih Bantuan 200 Unit Rumah

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:16 WIT