Rumah Belajar Anak untuk Anak Putus Sekolah di Ternate

Jumat, 2 Mei 2025 - 17:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muhlis Djumadil saat diwawancarai || Foto : haerun_kasedata

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muhlis Djumadil saat diwawancarai || Foto : haerun_kasedata

Kasedata.id – Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Dinas Pendidikan Kota Ternate memperkenalkan program inovatif bertajuk “Rumah Belajar Anak”.

Program ini hadir sebagai jawaban terhadap tantangan pendidikan di kota Ternate khususnya bagi anak-anak yang terpaksa putus sekolah.

Peluncuran program berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Ternate, bersamaan dengan upacara peringatan Hardiknas 2025 serta penyerahan penghargaan kepada 16 siswa berprestasi dari berbagai sekolah. Momen ini menjadi simbol komitmen pemerintah kota Ternate untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muhlis Djumadil, menjelaskan bahwa “Rumah Belajar Anak” dirancang sebagai ruang alternatif pendidikan bagi anak-anak yang tidak lagi mengenyam pendidikan formal. Program ini diharapkan menjadi jalan bagi mereka untuk mendapatkan kesempatan kedua dalam menempuh pendidikan dan membangun masa depan yang lebih baik.

Baca Juga :  Ribuan Peserta Fun Run Meriahkan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-80

“Ini adalah bentuk keberpihakan kami terhadap anak-anak yang tersisih dari sistem pendidikan formal. Kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal,” ujar Muhlis kepada media, Jumat (2/5/2025).

Dinas Pendidikan menargetkan seluruh anak putus sekolah di Kota Ternate bisa terakomodasi dalam lima tahun ke depan. Untuk mencapai tujuan tersebut, pihaknya menggandeng Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Ternate sebagai mitra strategis, baik dalam hal pelaksanaan maupun pendanaan. Rencananya, biaya operasional program ini akan mengandalkan optimalisasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca Juga :  Ini Jumlah Buruh dan Perusahaan Swasta di Halsel 

Walau lokasi tetap program ini masih dalam tahap finalisasi, beberapa sekolah telah dipersiapkan sebagai titik awal pelaksanaan kegiatan belajar. Penyesuaian kurikulum dan pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel juga akan disesuaikan dengan kondisi anak-anak peserta program.

“Kami tidak hanya menyediakan tempat, tapi juga pendekatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka, agar benar-benar terasa inklusif dan bermakna,” jelas Muhlis. (*)

Penulis : Haerun Hamid

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko
Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV
Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih
APBD-P Maluku Utara Tahun 2026 Tembus Rp 3,211 Triliun
Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino
Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut
Sebanyak 28 Pemegang Izin Tambang Maluku Utara Belum Kantongi RKAB
BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:07 WIT

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIT

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:06 WIT

Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIT

Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:46 WIT

Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT