Tiga Warga Halsel Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Tiga warga Halmahera Selatan (Halsel) diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar, berhasil dipulangkan ke Indonesia. Ketiganya adalah Feni Astari Dareno (23), Asriadi Musakir (24), dan Zether Maulana (22).

Sementara, satu korban lainnya bernama Tantoni belum bisa diketahui keberdaannya. Informasi terakhir Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah bekerja sama dengan Bareskrim Mabes Polri, Interpol, serta KBRI di Yangon, Myanmar untuk melakukan penelusuran keberadaan Tantoni.

Kepala Disnakertrans Halsel, Dr. Daud Djubedi mengatakan ketiga korban yang berhasil dipulangkan sudah tiba di Jakarta beberapa hari lalu dan tiba di Maluku Utara Bandara Sultan Baabulah pada Jumat kemarin (12/12/2025).

“Kalau (korban) yang satu lagi (Tantoni), belum tahu keberadaannya. Namun kami Disnakertrans Halsel sudah memasukkan nama Tantoni dalam daftar laporan warga Halsel diduga jadi korban TPPO di Myanmar. Kami sudah ajukan laporan tersebut ke Kemenlu RI di Jakarta,” ungkap Daud, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :  Pemda Halsel Sabet Paritrana Award 2024, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja

Selanjutnya pihak Kemenlu akan menginformasikan kepada Disnakertrans Halmahera Selatan jika ada kabar terbaru mengenai Tantoni. Daud menyebut, Tantoni kemungkinan besar masih berada di Myanmar. Namun lokasi keberadaannya, belum terkonfirmasi.

“Saat ini Kemenlu telah mengonfirmasi ke KBRI Yangon terkait keberadaan Tantoni untuk mengidentifikasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Myanmar, guna mencari tahu Tantoni. Kita berharap Tantoni juga bisa kembali ke kampung halamannya sama seperti 3 rekannya,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Klaim Sepihak dan Abaikan Regulasi, Garda Koperasi Ternate Diduga Menyesatkan Publik
Ribuan Siswa Madrasah Halsel Ikut Rekor MURI Penulisan Anafora
GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda
Panen Perdana 10 Ton Semangka, Program TEKAD Perkuat Ekonomi Petani Halteng
Asosiasi “Liar” Koperasi di Ternate Disorot, Klaim Wakili 78 Kelurahan Tanpa Legalitas
Tambang Ilegal di Halsel Diduga Masih Beroperasi 
Berdamai di Bumi Fagoguru, Tangis Haru Pecah Warga Banemo-Sibenpopo
Pemprov Malut Tegaskan Dukungan : Perkuat Ketahanan Pangan hingga Energi di Tengah Geopolitik Global

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:52 WIT

Klaim Sepihak dan Abaikan Regulasi, Garda Koperasi Ternate Diduga Menyesatkan Publik

Rabu, 8 April 2026 - 22:01 WIT

Ribuan Siswa Madrasah Halsel Ikut Rekor MURI Penulisan Anafora

Rabu, 8 April 2026 - 13:39 WIT

GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda

Rabu, 8 April 2026 - 11:15 WIT

Panen Perdana 10 Ton Semangka, Program TEKAD Perkuat Ekonomi Petani Halteng

Rabu, 8 April 2026 - 02:17 WIT

Asosiasi “Liar” Koperasi di Ternate Disorot, Klaim Wakili 78 Kelurahan Tanpa Legalitas

Berita Terbaru

Sosok

Tiga Obituari dalam Kepergian Irfan Ahmad

Rabu, 8 Apr 2026 - 14:56 WIT

Ketua DPD GMNI Maluku Utara, Arjun Onga. || dok : Ilham/Kasedata

Daerah

GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda

Rabu, 8 Apr 2026 - 13:39 WIT