Wagub Tinjau Jembatan Ake Busale, Progres Pekerjaan Lampaui Target

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sarbin Sehe, saat meninjau pembangunan Jembatan Ake Busale di ruas Jalan Saketa–Dehepodo, Kecamatan Gane Barat

Wakil Gubernur Sarbin Sehe, saat meninjau pembangunan Jembatan Ake Busale di ruas Jalan Saketa–Dehepodo, Kecamatan Gane Barat

Kasedata.id – Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut), Sarbin Sehe, meninjau pembangunan Jembatan Ake Busale di ruas Jalan Saketa–Dehepodo, Desa Cango, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa kemarin (21/7/2026).

Dalam kunjungan itu, Sarbin didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas PUPR Malut, Chairil Marasabessy. Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana.

Di lokasi, Wagub berdiskusi dengan PPK, konsultan pengawas, dan pelaksana proyek mengenai perkembangan pekerjaan serta kendala yang dihadapi selama proses pembangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil peninjauan, Sarbin menyatakan pelaksanaan proyek berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia meminta seluruh pekerjaan terus dipercepat agar dapat diselesaikan sesuai target.

Baca Juga :  471 Guru di Halsel Belum Nikmati Tunjangan Dacil

“Saya berharap pekerjaan ini secepatnya diselesaikan. Progresnya sudah bagus dan saya melihat di lokasi tidak ada kendala apa-apa,” ujar Sarbin.

Sementara, Chairil Marasabessy menjelaskan pembangunan Jembatan Ake Busale merupakan bagian dari paket pekerjaan ruas Jalan Saketa–Dehepodo yang dibiayai melalui APBD Provinsi Malut Tahun Anggaran 2026.

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Wosso Mobon berdasarkan kontrak Nomor 600.630/SP/DPUPR-MU/APBD/PPK-BM.XX/FSK.01/2026 dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan pada 6 Maret 2026 dan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender.

Baca Juga :  Pemprov Malut Siapkan Beasiswa Kurang Mampu, Ini Syaratnya

Hingga pekan ke-20 pelaksanaan, yakni periode 17–21 Juli 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 57,70 persen atau melampaui target rencana sebesar 55,72 persen. Dengan demikian, capaian pekerjaan lebih cepat 1,98 persen dari jadwal yang ditetapkan.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian pembesian dan pengecoran abutment serta wing wall sebagai bagian dari struktur utama jembatan.

Chairil menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak.

“Kami optimistis pekerjaan ini akan selesai sesuai jadwal kontrak yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

DPRD Malut Tekankan Pemerataan, Anggaran Infrastruktur 2027 Capai Rp 853 Miliar
Dikbud Malut Gandeng Polda Perkuat Karakter Siswa, Radikalisme dan Narkoba Jadi Perhatian
RSUD Chasan Boesoiri Mulai Tangani Kasus Kompleks Pembuluh Darah Otak
Pemprov Malut Matangkan Pesparani II, Sarbin Tekankan Kualitas Persiapan dan Toleransi
PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 
Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 
Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana
Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:17 WIT

DPRD Malut Tekankan Pemerataan, Anggaran Infrastruktur 2027 Capai Rp 853 Miliar

Kamis, 5 November 2026 - 18:34 WIT

Dikbud Malut Gandeng Polda Perkuat Karakter Siswa, Radikalisme dan Narkoba Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 14:02 WIT

RSUD Chasan Boesoiri Mulai Tangani Kasus Kompleks Pembuluh Darah Otak

Kamis, 5 November 2026 - 13:52 WIT

Pemprov Malut Matangkan Pesparani II, Sarbin Tekankan Kualitas Persiapan dan Toleransi

Rabu, 4 November 2026 - 21:08 WIT

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 

Berita Terbaru