Gempa Tak Hentikan Semangat, Pelajar SMAN 11 Batang Dua Ikuti Ujian di Tenda

Rabu, 15 April 2026 - 13:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMA Negeri 11 Kota Ternate tampak mengikuti ujian di tenda pengungsian. || dok : Ilham/Adpim Malut

Siswa SMA Negeri 11 Kota Ternate tampak mengikuti ujian di tenda pengungsian. || dok : Ilham/Adpim Malut

Kasedata.id Di tengah situasi darurat pascagempa, semangat belajar pelajar SMA Negeri 11 Ternate, Kecamatan Pulau Batang dua tak surut. Memasuki hari kedua ujian kelulusan, para siswa terpaksa mengerjakan soal bukan di ruang kelas, melainkan di tenda posko pengungsian, Rabu (15/4/2026).

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menegaskan pelaksanaan ujian tetap berjalan sebagai bentuk komitmen menjaga proses pendidikan agar tidak terhenti di tengah bencana.

“Seluruh persiapan teknis sebenarnya sudah rampung sejak 13 April dan panitia telah siap. Namun, demi menjamin keselamatan dan keamanan siswa, ujian belum memungkinkan digelar di dalam ruang kelas,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain aspek keselamatan, kondisi psikologis siswa juga menjadi perhatian serius pemerintah.

Menurut Sherly, suasana yang belum sepenuhnya kondusif dikhawatirkan dapat memengaruhi konsentrasi dan performa peserta didik dalam mengikuti ujian.

Merespons situasi tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara bergerak cepat dengan menyediakan tenda belajar sementara sebagai solusi agar kegiatan belajar mengajar, termasuk ujian akhir, tetap berlangsung.

Baca Juga :  Tiga Kandidat Dipastikan Bertarung di Musorprovlub KONI Malut

Salah seorang siswa mengaku telah dua hari mengikuti ujian di tenda pengungsian, “meski di tengah keterbatasan, puji Tuhan, kami tetap bisa ujian dengan cukup nyaman,” akunya.

Melalui koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat, pemerintah berharap penanganan dampak gempa dapat berjalan lebih terarah, berbasis data, serta mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat terdampak, khususnya di Kecamatan Pulau Batang Dua. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

KUA-PPAS 2027 Ditetapkan, Gubernur Malut Prioritaskan Empat Sektor Strategis
Ranperda APBD-P 2026 Disepakati, Pendapatan Malut Naik Rp 521,88 Miliar
Usai Owner Jadi Tersangka, Advokat Minta Kasus Zahra Berkah Dibongkar Tuntas
Kepala BGN Siap Tutup Dapur MBG Bermasalah, Tak Peduli Punya Siapa
Polres Ternate Ungkap Kasus Kekerasan dan Persetubuhan Anak di Gamalama
Belanja Sula Naik 46,74 Miliar dalam Rancangan Perubahan APBD 2026
Tiga Jabatan Strategis di Polres Sula Berganti
Ketum HKTI Sudaryono Lantik Gubernur Malut, Dorong Program Pertanian Dekat ke Petani

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:27 WIT

KUA-PPAS 2027 Ditetapkan, Gubernur Malut Prioritaskan Empat Sektor Strategis

Selasa, 22 September 2026 - 14:15 WIT

Ranperda APBD-P 2026 Disepakati, Pendapatan Malut Naik Rp 521,88 Miliar

Selasa, 22 September 2026 - 08:34 WIT

Usai Owner Jadi Tersangka, Advokat Minta Kasus Zahra Berkah Dibongkar Tuntas

Senin, 21 September 2026 - 19:50 WIT

Kepala BGN Siap Tutup Dapur MBG Bermasalah, Tak Peduli Punya Siapa

Senin, 21 September 2026 - 18:08 WIT

Polres Ternate Ungkap Kasus Kekerasan dan Persetubuhan Anak di Gamalama

Berita Terbaru