Lari di Lago Montana

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta running dengan titik star/finish depan Villa Lago Montana [dok : cak mun]

Peta running dengan titik star/finish depan Villa Lago Montana [dok : cak mun]

Oleh : Almun Madi
(Pencinta Olahraga Running)

 

Langit kota telah jingga, penanda senja telah tiba. Pukul 16.30 WIT, tujuh orang pencinta olahraga lari berkumpul, dibawah pimpinan Kadispora Kota Ternate Sutopo Abdullah, berinisiatif mengambil garis star di depan Lago Montana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah Villa yang saat ini ramai dikunjungi warga kota terutama Gen Milenial dan Z. Mereka datang sekedar berswafoto dan menikmati kopi/menu lainnya, tentu juga menikmati panorama.

Lago Montana berada tepat di atas tebing yang hijau, ada danau di bawahnya. Danau ini bagian dari produk vulkanik Gamalama (Maar). Selain Maar, produk serupa adalah kaldera. Keduanya memiliki kesamaan tapi yang membedakannya adalah yang satunya akibat ledakan dan yang satunya akibat runtuhan pada puncak atau tubuh gunung api. Maar terbentuk akibat ledakan kuat dari gunung berapi. Untuk produk vulkanik Gamalama, ada maar Tolire dan maar Ngade.

Keduanya masuk dalam daftar 19 geosite yang di tetapkan oleh Pemerintah Kota Ternate dalam mendukung usulan Geopark Ternate. Maar Ngade bedinding terjal. Kalau Anda berada di atas dinding terjal ini, dan membuang pandangan dari kejauhan ada gugusan gunung dan pulau vulkanik: Maitara, Kie Matubu, Mare, Moti dan Kie Besi. Sangat indah dipandang mata.

Baca Juga :  Kesalehan Terbeli : Menyoal Standar Pakaian Muslimah dalam Sistim Kapitalisme

Pemerintah kota Ternate sejatinya lebih serius dalam mengeksplorasi potensi-potensi geosite tersebut dengan menyiapkan infrastruktur pendukung seperti usaha kecil menengah di setiap 19 potensi geosite tersebut, dalam rangka menjadikan Ternate/Gamalama sebagai destinasi wisata berbasis edukasi geologi. Sebab jika sebuah kawasan dapat dijadikan sebagai kawasan geopark, selain geodiversity tentu juga didukung dengan biodiversity, dan culturdiviersity. Untuk mendukung itu, butuh infrastruktur pendukung.

Dan mungkin Lago Montana telah memulai itu. Siapa pemilik Lago Montana? Ia adalah seorang pengusaha milenial. Namanya Agusti Talib (Sapaan akrabnya Gusti). Ia lahir bukan dari keluarga berada. Ia adalah salah satu anak desa yang ulet dalam berbisnis sejak usia remaja, sejak di desanya (Sambiki-Anggai) ada tambang rakyat, sejak ituIah naluri bisnisnya dimulai.

Baca Juga :  Simfoni Ruang di Gebe: Meluruskan Nalar Hukum “Tabolabale”

Gusti pernah masuk dalam bursa pencalonan bupati Halmahera Selatan 2024. Namun Ia mengurung niat politiknya itu dan kembali fokus sebagai pengusaha muda_milenial. Idenya untuk mengeksplorasi potensi wisata Fitu Puncak sangat brilian dan tak terduga. Bagi Anda pencinta running, penyuka traveling, atau hobi geotrail tentu kawasan ini wajib menjadi pilihan Anda.

Kembali ke ikhwal Lari di Lago Montana. Berlari saat senja dan mengelilingi danau Laguna dengan star/finish di Lago Montana bukan hanya sekedar lari, tapi berlari dan berwisata: menikmati alam nan asri, menyusuri bukit, dan memandangi panorama gugusan pulau vulkanik.

Selain menjaga kebugaran, kita juga menemukan kesejukan di bawah rindangnya pohon cengkeh dan pala, di puncak Fitu dan Ngade. Satu jalur running yang eksotik, sejuk dan menyehatkan.

Dan yang paling mengejutkan, ternyata ada juga beberapa bangunan rumah dan villa sederetan Lago Montana, bahkan ada sebuah bangunan playground di puncak. Saya pun bergumam “Wah. Bangunan-bangunan ini aman-aman saja dari dulu”(*)

Penulis : Almun Madi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ko Nan, Jurnalis yang Istiqamah
Siapa Peduli Persiter Ternate ?
Persiter Sebagai Simbol Harga Diri 
Jatuh Sakit Bukan Berarti Menghalangi Mimpi Sarjanaku
Edukasi Pemanfaatan Rempah dan Barang Bekas sebagai Pengharum Ruangan Alami Bernilai Ekonomi dan Ramah Lingkungan
Brazil vs Norwegia
Ketika Sejarah Berbisik : Brazil, Amerika, dan Penantian 24 Tahun
Catatan Porprov Maluku Utara 2026

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:20 WIT

Ko Nan, Jurnalis yang Istiqamah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:38 WIT

Siapa Peduli Persiter Ternate ?

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:16 WIT

Persiter Sebagai Simbol Harga Diri 

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:00 WIT

Jatuh Sakit Bukan Berarti Menghalangi Mimpi Sarjanaku

Senin, 6 Juli 2026 - 15:18 WIT

Edukasi Pemanfaatan Rempah dan Barang Bekas sebagai Pengharum Ruangan Alami Bernilai Ekonomi dan Ramah Lingkungan

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT