Kasedata.id – Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Maluku Utara periode 2026–2030 dibawah kepemimpinan Asadul Usud Boyratan resmi dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letnan Jenderal (Letjen) TNI Richard Tampubolon.
Pelantikan berlangsung di Ballroom Bella Hotel Ternate, Kamis (28/5/2026). Turut dihadiri Sekretaris Jenderal PBTI Rafael H. Siagian, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Ketua KONI Maluku Utara Sarbin Sehe, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PBTI Richard Tampubolon berharap 49 pengurus Pengprov TI Malut yang baru dilantik dapat bekerja maksimal untuk meningkatkan prestasi atlet taekwondo Maluku Utara di tingkat nasional maupun internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada prosesi pelantikan itu, Gubernur Sherly Tjoanda Laos juga menerima penganugerahan sabuk kehormatan dari Ketua Umum PBTI.
Ketua TI Malut, Asadul Usud Boyratan, mengatakan bahwa pihaknya akan membawa pengembangan organisasi yang membutuhkan empat variabel utama, yakni informasi, komunikasi, transparansi, dan akuntabilitas.
“Empat variabel ini merupakan roda organisasi yang harus digerakkan agar tujuan organisasi dapat berjalan dengan baik,” ujar Asadul dalam sambutan.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) kepelatihan agar pelatih taekwondo dari 10 Kabupaten/kota di Maluku Utara dapat berkembang hingga level nasional dan internasional.
Sementara, Gubernur Sherly Tjoanda Laos menyampaikan optimisme terhadap perkembangan taekwondo di Maluku Utara. Menurutnya, prestasi taekwondo Malut terus mengalami peningkatan di level nasional.
“Dari informasi Dispora, sebelumnya taekwondo Malut berada di posisi 36 sampai 38 nasional, kini sudah masuk 10 besar dan berada di peringkat ke-7,” kata Sherly saat memberi sambutan.
Ia meyakini kepengurusan baru dibawah kepemimpinan Asadul Usud Boyratan mampu membawa taekwondo meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Semoga setelah dilantik ini, ekspektasi terhadap TI Malut semakin baik lagi,” ujarnya.
Sherly menilai Maluku Utara tidak kekurangan talenta atlet, namun sistem pembinaan masih perlu diperkuat. Karena itu, pemerintah provinsi berkomitmen mendukung pembinaan atlet usia dini, sertifikasi wasit, serta peningkatan kualitas pelatih.
“Kita tidak hanya menyiapkan event, tetapi juga membangun sistem pembinaan taekwondo Maluku Utara menuju level nasional dan internasional,” pungkasnya.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan North Maluku Taekwondo Championship Gubernur Cup I di Gamalama Ballroom Bella Hotel Ternate.
Kejuaraan Grade B itu mempertandingkan dua kategori, yakni kelas prestasi dan kelas pemula dengan total sekitar 500 peserta dari Kabupaten/kota di Maluku Utara serta sejumlah daerah lain seperti Sulawesi Selatan dan Maluku. (*)
Penulis : Pewarta
Editor : Sandin Ar



![Prosesi pelantikan pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Maluku Utara periode 2026–2030 [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/05/Picsart_26-05-28_17-29-49-957-225x129.jpg)




![KONI Kota Ternate saat menggelar rapat memfinalisasi persiapan keberangkatan kontingen PORPROV 2026 [Foto : kasedata.id]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260526_013437-225x129.jpg)