Kasedata.id – Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Maluku Utara mematangkan persiapan jelang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Taekwondo 2026. Salah satu langkah dilakukan yakni menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Maluku Utara di Sofifi.
Rakor itu membahas kesiapan teknis dan pelaksanaan Kejurda yang dipusatkan di Sofifi ibu kota Provinsi Maluku Utara.
Pertemuan dihadiri Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Dispora Malut Mursid Marasabessy didampingi Koordinator Wilayah Nafsin Johra. Sementara Pengprov TI Maluku Utara hadir Wakil Ketua Nuryadin Rachman, Sekretaris Umum Handoko TD Sahyuri, serta sejumlah pengurus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil rakor, Kejurda Taekwondo Malut 2026 akan berlangsung selama lima hari, mulai 24 hingga 28 Juli 2026. Panitia menetapkan Aula SMA Negeri 5 Sofifi sebagai venue pertandingan setelah berkoordinasi dengan Dispora dan pihak sekolah.
Kejurda tahun ini difokuskan sebagai ajang pembinaan dan penjaringan atlet berprestasi menuju kejuaraan tingkat nasional. Kompetisi akan mempertandingkan dua kategori, yakni kategori prestasi junior untuk atlet kelahiran 2010–2012 dan kategori senior bagi atlet kelahiran 2009.
Wakil Ketua Pengprov TI Malut Nuryadin Rachman, mengatakan Kejurda 2026 tidak hanya menjadi agenda kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
Panitia juga menegaskan isu mengenai pendaftaran berbayar untuk kategori prestasi tidak benar. Selain itu, usulan mempertandingkan kategori semi prestasi untuk kelas Pracadet dan Cadet ditiadakan agar pelaksanaan Kejurda lebih fokus pada pembinaan atlet prestasi.
Dengan sinergi antara Pengprov TI dan Dispora Malut, Kejurda Taekwondo 2026 diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional. (*)
Penulis : Pewarta
Editor : Sandin Ar







