Pemanfaatan Sungai Akelamo Dukung Kebutuhan Air Bersih Warga Kawasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pompa dan Pengolahan Air di Sungai Akelamo ( Foto : Istimewa)

Pompa dan Pengolahan Air di Sungai Akelamo ( Foto : Istimewa)

Kasedata.id — Akses air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendasar dalam menciptakan lingkungan hunian yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Di Pulau Obi, Sungai Akelamo kini menjadi sumber air baku yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Permukiman Baru Desa Kawasi.

Melalui fasilitas pengolahan air yang disiapkan Harita Nickel, air dari Sungai Akelamo diolah terlebih dahulu sebelum dialirkan ke rumah-rumah warga. Kehadiran sistem ini menjadi bagian dari penguatan layanan dasar bagi masyarakat yang kini menempati kawasan hunian baru tersebut.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menyebut ketersediaan air bersih menjadi komponen utama dalam mendukung kualitas hidup masyarakat di kawasan baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Perkim Halmahera Selatan menjelaskan, sumber air untuk Permukiman Baru Desa Kawasi berasal dari Sungai Akelamo yang telah melalui proses pengolahan oleh fasilitas yang dibangun Harita Nickel.

Baca Juga :  Warga Tabadamai Tegaskan Perusak Kali Ake Toniku Tetap Diproses Hukum

“Dengan adanya akses air bersih yang lebih teratur, masyarakat di permukiman baru Desa Kawasi kini memiliki kemudahan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Ini menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kenyamanan hidup warga,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur air bersih menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan hunian yang lebih sehat dan tertata.

Pandangan serupa disampaikan akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Rais D. Hi. Yusuf. Ia menilai sebuah kawasan hunian yang baik harus memastikan terpenuhinya layanan dasar yang merata bagi seluruh warga.

Menurut Rais, konsep hunian inklusif menempatkan kebutuhan dasar masyarakat sebagai pusat pembangunan, termasuk akses terhadap air bersih yang aman dan berkelanjutan.

Ketika infrastruktur dasar seperti air bersih, fasilitas sosial, dan ruang hidup dibangun dengan pendekatan yang berpusat pada manusia, maka kawasan itu tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi ruang tumbuh bagi masyarakat,” kata Rais.

Baca Juga :  Kisruh Lahan Warga Soligi dan Harita Group, Harus Masuk Jalur Hukum

Ia menambahkan, Permukiman Baru Kawasi menunjukkan bagaimana pembangunan kawasan dapat menggabungkan aspek kelayakan hidup, efisiensi tata ruang, dan keberlanjutan dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Penilaian itu sejalan dengan konsep livable, smart, dan sustainable yang sebelumnya ia sematkan untuk kawasan tersebut.

Bagi warga, keberadaan air bersih yang mengalir selama 24 jam menjadi perubahan nyata yang langsung dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga memperkuat kualitas lingkungan tempat tinggal.

Pemanfaatan Sungai Akelamo melalui sistem pengolahan yang terintegrasi ini diharapkan dapat terus mendukung kebutuhan masyarakat Kawasi, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan yang lebih baik dan berkelanjutan di Pulau Obi. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Apresiasi Pembangunan Sabo Dam di Ternate Jadi Pelindung Ancaman Banjir
Pelta Malut : Smart Marsindo Berkontribusi bagi Warga Gebe
Karhutla di Kawasi Kembali Muncul, Pemadaman Terkendala Akses ke Titik Api
Ternate Tuan Rumah TPT PERHAPI, Mahasiswa Tambang Turun ke Lapangan
BWS Malut Tindak Tegas Pengerukan Sirtu Tanpa Izin di Sungai Ake Dolik
Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir
Gandeng Kompas, Harita Nickel Luncurkan Buku Keindahan Laut Pulau Obi
HUT Haltim ke-23, PT AJP Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:44 WIT

Apresiasi Pembangunan Sabo Dam di Ternate Jadi Pelindung Ancaman Banjir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:22 WIT

Pelta Malut : Smart Marsindo Berkontribusi bagi Warga Gebe

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:49 WIT

Karhutla di Kawasi Kembali Muncul, Pemadaman Terkendala Akses ke Titik Api

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:41 WIT

Ternate Tuan Rumah TPT PERHAPI, Mahasiswa Tambang Turun ke Lapangan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:24 WIT

BWS Malut Tindak Tegas Pengerukan Sirtu Tanpa Izin di Sungai Ake Dolik

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos didampingi Kadikbud Malut dan Wali Kota Tidore saat mengunjungi SMA Negeri 1 Kota Tikep. || Foto : Kasedata.id

Pendidikan

Sehari Jadi Guru, Gubernur Sherly Turun Langsung ke Sekolah

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:51 WIT