KPU Ternate Bidik Gen Z, Pemilih Muda Disiapkan Hadapi Politik Elektoral

Sabtu, 19 September 2026 - 21:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota KPU Kota Ternate Iskar Hukum menyambangi siswa bumi perkemahan SMA Negeri 3 Ternate. || Foto : Kasedata.id

Anggota KPU Kota Ternate Iskar Hukum menyambangi siswa bumi perkemahan SMA Negeri 3 Ternate. || Foto : Kasedata.id

Kasedata.id – Pemilih pemula bukan sekadar tambahan angka dalam daftar pemilih. Di tangan generasi muda, arah politik dan kualitas demokrasi ke depan ikut dipertaruhkan.

Kesadaran itulah yang coba dibangun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate dengan menyasar langsung ruang aktivitas pelajar. Kali ini, pendidikan pemilih dibawa ke tengah perkemahan Palang Merah Remaja (PMR) SMA Negeri 3 Kota Ternate, Gambesi, Sabtu (19/9/2026) malam.

Anggota KPU Kota Ternate, Iskar Hukum, hadir memberikan pendidikan pemilih kepada para siswa yang didominasi calon pemilih pemula.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia anak muda, KPU tidak hanya menjelaskan teknis penggunaan hak pilih. Para siswa juga diajak memahami bagaimana menjadi pemilih yang kritis, rasional, dan bertanggung jawab.

Iskar menegaskan, generasi Z memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi. Mereka bukan sekadar statistik dalam pemilu, melainkan generasi yang akan ikut menentukan dinamika politik di tingkat daerah maupun nasional.

Baca Juga :  Falahu FC Optimis Juarai Bupati Sula Cup III 2025

“Pendidikan pemilih tidak cukup hanya menjelaskan bagaimana seseorang menggunakan hak pilih. Yang lebih penting adalah membangun kesadaran agar pemilih mampu memahami informasi, melihat rekam jejak dan gagasan peserta pemilu, serta menentukan pilihan secara rasional dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi penting di tengah derasnya arus informasi yang setiap hari dikonsumsi generasi muda. Ia menyebut, pemilih pemula perlu dibekali kemampuan untuk memahami informasi politik sebelum menentukan sikap di bilik suara.

“KPU memilih mendatangi ruang-ruang yang dekat dengan generasi muda, termasuk lingkungan sekolah dan kegiatan kepemudaan,” sebutnya.

Iskar juga mengapresiasi Kepala SMA Negeri 3 Kota Ternate yang memberikan ruang kepada KPU untuk bertemu langsung dengan para siswa.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala SMA Negeri 3 Kota Ternate yang telah memberikan ruang dan kesempatan kepada KPU untuk hadir bersama para siswa dalam kegiatan ini. Dukungan dari lingkungan pendidikan sangat penting dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini,” katanya.

Kepala SMA Negeri 3 Kota Ternate, Karim Narawi menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, pendidikan pemilih memberikan pengalaman sekaligus pengetahuan baru bagi siswa, terutama mereka yang akan memasuki usia sebagai pemilih.

Baca Juga :  Menhaj Terima Audiensi Gubernur Maluku Utara

“Kami sangat mendukung program pendidikan pemilih yang dilakukan KPU. Anak-anak kami perlu mendapatkan pemahaman bukan hanya tentang pemilu, tetapi juga tentang bagaimana menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Ia berharap pendidikan pemilih dapat dilakukan secara berkelanjutan. Sekolah, menurutnya, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus kesadaran kewargaan generasi muda.

Pada akhirnya, pertarungan demokrasi bukan hanya soal berapa banyak orang datang ke TPS. Persoalan yang lebih mendasar adalah bagaimana pemilih menggunakan hak politiknya berdasarkan pengetahuan, informasi, rekam jejak, gagasan, serta pertimbangan yang rasional.

Dari Gambesi, KPU Kota Ternate mencoba menanamkan kesadaran itu sejak dini. Sebab, sebelum Gen Z menjadi pemilih, mereka terlebih dahulu harus dipersiapkan menjadi warga negara yang memahami bahwa satu suara bukan sekadar angka tetapi bagian dari arah demokrasi. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 
Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 
Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana
Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur
Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur
Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar
Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:08 WIT

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 

Rabu, 4 November 2026 - 18:33 WIT

Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 

Rabu, 4 November 2026 - 18:08 WIT

Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana

Rabu, 4 November 2026 - 16:00 WIT

Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur

Rabu, 4 November 2026 - 12:02 WIT

Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar

Berita Terbaru