Listrik dan Air Bersih Gratis 24 Jam, Warga Kawasi Nikmati Kualitas Hidup di Pemukiman Baru

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yusdin Ode Atia.

Yusdin Ode Atia.

Kasedata.id – Kehidupan warga Desa Kawasi di Pulau Obi kini memasuki babak baru yang lebih menjanjikan. Perpindahan ke Permukiman Baru Desa Kawasi terbukti membawa perubahan signifikan bagi kualitas hidup masyarakat, terutama dengan tersedianya fasilitas listrik dan air bersih gratis selama 24 jam penuh.

Selain itu, ketersediaan infrastruktur yang mapan di Permukiman Baru Desa Kawasi ternyata berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi warga. Hal itu diakui oleh warga Desa Kawasi, Yusdin Ode Atia, yang menyebut adanya geliat ekonomi yang kian hidup sejak kepindahan dirinya ke Pemukiman Baru Desa Kawasi.

“Sekarang kampung lebih hidup. Aktivitas pasar sudah ramai sejak pagi, dan mulai bermunculan usaha-usaha rumahan seperti warung makan. Dulu, anak muda harus keluar kampung untuk mencari kerja, sekarang peluang itu ada di sini,” aku Yusdin.

Yusdin menilai kehadiran sektor industri di lingkar tambang telah memberikan dampak nyata dalam membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Dirinya berharap tata kelola di Pemukiman Baru Desa Kawasi dapat terus ditingkatkan seiring dengan fasilitas umum yang sudah lengkap.

“Infrastruktur dasar yang terjamin 24 jam adalah fondasi utama bagi warga Desa Kawasi untuk berkembang dan hidup lebih sejahtera kedepan,” harap Yusdin.

Warga Desa Kawasi lain yang telah menetap di pemukiman baru, Reinhard Siar, mengungkapkan bahwa fasilitas tersebut merupakan sebuah kenyamanan yang sulit didapatkan di lokasi lama. Di permukiman lama, pertumbuhan jumlah pendatang yang tidak terkendali memicu persoalan utilitas yang kompleks akibat jaringan kabel dan pipa yang tidak tertata.

“Distribusi listrik dan air sebetulnya memadai, bahkan berlebih jika hanya mengacu pada jumlah KK warga lokal. Namun, di lokasi lama, maraknya dugaan pencurian arus oleh oknum pendatang membuat beban mesin pembangkit melonjak tajam,” jelas Reinhard. Menurutnya, kondisi serupa juga terjadi pada distribusi air bersih yang kerap terganggu akibat sambungan ilegal.

Baca Juga :  Dikbud Malut Buka Rekrutmen Kepala Sekolah Lewat Dashboard Kemendikdasmen

Kepuasan senada juga disampaikan oleh Fauzia Totou. Sudah dua tahun ia menikmati kenyamanan di hunian baru tersebut. Fauzia menegaskan bahwa kepindahannya dilakukan secara sukarela demi mendapatkan kualitas hidup yang lebih layak bagi keluarganya.

“Fasilitas di sini sangat lengkap. Distribusi air dan listrik lancar 24 jam serta gratis. Itu sudah sangat bagus bagi kami,” ujar Fauzia.

Fauzi juga mengajak sanak saudaranya yang masih bertahan di pemukiman lama untuk segera menyusul dirinya ke pemukiman baru. Ia ingin saudara-saudaranya dapat menikmati lingkungan yang tertata rapi dan berkumpul di hunian yang lebih sehat.

Berita Terkait

Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional
Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal
Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi
500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah
BPJN Malut Rampungkan Jembatan Ake Oba, Akses Warga Kembali Dibuka
Sinergi Muslimat NU dan Fatayat NU Maluku Utara Kian Kokoh, Soliditas Organisasi Diperkuat
Ritual Sigofi Ake Sambut HUT Kemerdekaan di Ternate
Pemkab Sula Ajukan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:54 WIT

Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:23 WIT

Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:12 WIT

500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:10 WIT

BPJN Malut Rampungkan Jembatan Ake Oba, Akses Warga Kembali Dibuka

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:27 WIT

Sinergi Muslimat NU dan Fatayat NU Maluku Utara Kian Kokoh, Soliditas Organisasi Diperkuat

Berita Terbaru

Daerah

Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:23 WIT