Pemkot Ternate Resmi Usulkan 28 Ruas Jalan ke BPJN Malut

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi ai

Foto : ilustrasi ai

Kasedata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada tahun 2026 ini, kembali mengusulkan peningkatan atau perbaikan 28 ruas jalan kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara.

Usulan itu secara resmi diajukan ke pemerintah pusat berdasarkan surat Wali Kota Ternate dengan total panjang jalan mencapai kurang lebih 40,46 kilometer, nantinya diverifikasi oleh BPJN Maluku Utara. Dalam usulan ini sebanyak 26 ruas berada di wilayah dalam Kota Ternate, sementara sisanya berada di wilayah Batang Dua dan Pulau Moti (Bahim).

Khusus wilayah Bahim, total panjang jalan yang diusulkan mencapai 21,6 kilometer dengan rincian 19,1 kilometer di Pulau Moti dan 2,4 kilometer di Pulau Mayau Batang Dua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib, mengatakan usulan tersebut diajukan karena masih terdapat sejumlah ruas jalan yang belum tertangani pada 2025 akibat keterbatasan anggaran daerah (TKD).

Baca Juga :  Pemkab Taliabu Perkuat SPM Pendidikan Berbasis Data

“Semua kabupaten/kota tentu akan mengusulkan. Namun ada skala prioritas dan parameter dari kementerian untuk menentukan apakah usulan itu dapat diakomodir atau tidak,” ujarnya kepada media baru-baru ini.

Rus’an menjelaskan bahwa usulan yang diajukan pada tahun 2026 ini akan diverifikasi BPJN Maluku Utara dan diproyeksikan masuk dalam program penanganan tahun 2027 apabila disetujui.

Menurutnya, tingkat kerusakan dan urgensi pemanfaatan jalan di setiap daerah berbeda-beda sehingga penilaian sepenuhnya bergantung pada parameter yang digunakan pemerintah pusat melalui pihak balai .

Ia berharap, meski terjadi pengurangan Transfer ke Daerah (TKD), pemerintah pusat mesti memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah khususnya di sektor bina marga.

Baca Juga :  Predikat B PANRB, Bupati Halsel Tekankan Pelayanan

“Kalau anggaran daerah terbatas, tentu kami berharap ada keberpihakan pemerintah pusat melalui balai untuk membantu penanganan infrastruktur jalan,” katanya.

Secara umum, Rus’an menyebut tingkat kemantapan jalan di Kota Ternate telah mencapai diatas 80 persen. Namun, masih terdapat puluhan titik terutama di wilayah Bahim yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Sebelumnya, Wali Kota Ternate, M.Tauhid Soleman, mengapresiasi dukungan penuh BPJN Maluku Utara dalam menangani puluhan ruas jalan Kota Ternate pada 2025 lalu. Mengingat keterbatasan anggaran daerah, maka Pemkot Ternate kembali mengandalkan dukungan BPJN untuk perbaikan ruas jalan yang belum sempat tertangani. Hal ini juga tak lepas dari kolaborasi dan kepercayaan terbangun antara Pemkot Ternate dan BPJN Malut setelah menuntaskan sebanyak 27 ruas jalan menjadi 31 yang diperbaiki pada 2025. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 
Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana
Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur
Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur
Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar
Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur
Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:33 WIT

Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 

Rabu, 4 November 2026 - 18:08 WIT

Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana

Rabu, 4 November 2026 - 16:00 WIT

Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur

Rabu, 4 November 2026 - 13:03 WIT

Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur

Selasa, 3 November 2026 - 21:30 WIT

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Berita Terbaru