Berdamai di Bumi Fagoguru, Tangis Haru Pecah Warga Banemo-Sibenpopo

Selasa, 7 April 2026 - 19:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Suasana haru menyelimuti halaman Gereja Sibenpopo, Selasa (7/4/2026), saat warga Desa Sibenpopo dan Desa Banemo akhirnya dipertemukan dalam prosesi damai yang penuh emosi.

Isak tangis warga pecah, menandai berakhirnya konflik dan kembalinya ikatan persaudaraan yang sempat merenggang.

Momen bersejarah ini tak lepas dari peran Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji (IMS). Sejak hari pertama konflik terjadi, IMS memilih menetap di lokasi untuk memimpin langsung proses mediasi. Ia terlibat dalam dialog intensif, memantau situasi lapangan, hingga merangkul tokoh masyarakat dari kedua desa.

Pertemuan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah desa dan kecamatan, jajaran pemerintah daerah, serta aparat TNI/Polri yang menjadi saksi proses rekonsiliasi di Bumi Fagogoru.

Dalam sambutannya, Bupati Ikram menegaskan bahwa perdamaian ini harus menjadi titik balik untuk membangun kembali silaturahmi dan persaudaraan.

“Hari ini adalah momentum kita menyelesaikan konflik dan membangun kembali kekuatan silaturahmi. Mari jadikan ini penanda untuk lebih mengutamakan kedamaian dan kebersamaan,” ujarnya di hadapan warga.

Baca Juga :  Mahasiswa Nilai Bupati Halteng Langgar Kebebasan Akademik

Dengan penuh ketulusan, masyarakat kedua desa saling memaafkan atas peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir. Nilai fagogoru yang menjunjung tinggi persaudaraan dan kebersamaan, kembali diteguhkan sebagai fondasi hidup berdampingan secara damai.

Perdamaian ini menjadi pelajaran berharga bahwa konflik bukan untuk memisahkan, melainkan untuk menguatkan ikatan. Sebab pada akhirnya, memaafkan adalah jalan terbaik menjaga hati tetap bersih dan persaudaraan tetap abadi. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Klaim Sepihak dan Abaikan Regulasi, Garda Koperasi Ternate Diduga Menyesatkan Publik
Ribuan Siswa Madrasah Halsel Ikut Rekor MURI Penulisan Anafora
GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda
Panen Perdana 10 Ton Semangka, Program TEKAD Perkuat Ekonomi Petani Halteng
Asosiasi “Liar” Koperasi di Ternate Disorot, Klaim Wakili 78 Kelurahan Tanpa Legalitas
Tambang Ilegal di Halsel Diduga Masih Beroperasi 
Pemprov Malut Tegaskan Dukungan : Perkuat Ketahanan Pangan hingga Energi di Tengah Geopolitik Global
Rakorda P3A 2026 Digelar, Pemprov Malut Perkuat Komitmen Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:52 WIT

Klaim Sepihak dan Abaikan Regulasi, Garda Koperasi Ternate Diduga Menyesatkan Publik

Rabu, 8 April 2026 - 22:01 WIT

Ribuan Siswa Madrasah Halsel Ikut Rekor MURI Penulisan Anafora

Rabu, 8 April 2026 - 13:39 WIT

GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda

Rabu, 8 April 2026 - 11:15 WIT

Panen Perdana 10 Ton Semangka, Program TEKAD Perkuat Ekonomi Petani Halteng

Rabu, 8 April 2026 - 02:17 WIT

Asosiasi “Liar” Koperasi di Ternate Disorot, Klaim Wakili 78 Kelurahan Tanpa Legalitas

Berita Terbaru

Sosok

Tiga Obituari dalam Kepergian Irfan Ahmad

Rabu, 8 Apr 2026 - 14:56 WIT

Ketua DPD GMNI Maluku Utara, Arjun Onga. || dok : Ilham/Kasedata

Daerah

GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda

Rabu, 8 Apr 2026 - 13:39 WIT