Bikin Resah, Warga Bastiong Karance Ternate Demo Soal Ini

Senin, 14 April 2025 - 17:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demontrasi yang digelar oleh warga Kelurahan Bastiong Karance di depan kantor Lurah || Foto : Haerun_kasedata

Aksi demontrasi yang digelar oleh warga Kelurahan Bastiong Karance di depan kantor Lurah || Foto : Haerun_kasedata

Kasedata.id – Puluhan warga Kelurahan Bastiong Karance, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, menggelar aksi demonstrasi di depan kantor lurah pada Senin (14/4/2025). Aksi disertai dengan pembakaran ban ini dipicu oleh tertundanya pergantian perangkat RT/RW serta dugaan penyelewengan aset kelurahan seperti lahan parkir dan fasilitas MCK.

Usai berunjuk rasa, warga kemudian mengikuti hearing terbuka yang difasilitasi langsung Camat Ternate Selatan, Anang Irianto, yang turut hadir.

Dalam pertemuan tersebut, warga mengungkapkan keresahan atas pengelolaan lahan parkir di RT 04 RW 01, yang seharusnya dimanfaatkan untuk pemberdayaan pemuda. Namun hingga kini, manfaat dari fasilitas itu tidak pernah dirasakan warga. Selain itu, mereka juga mempertanyakan kejelasan pengelolaan tiga unit MCK, serta transparansi dana bulanan sebesar Rp1 juta yang diterima RT 05 dari pihak ASDP.

Koordinator aksi yang sering disapa Bin, dengan tegas mendesak Pemerintah Kota Ternate untuk turun tangan menyelesaikan persoalan ini.

“Kami menuntut audit menyeluruh terhadap pengelolaan aset kelurahan. Lahan parkir itu seharusnya untuk kepentingan pemuda, tapi sampai sekarang tidak ada dampaknya bagi kami,” ujar Bin di hadapan camat dan warga.

Menanggapi tuntutan tersebut, Camat Ternate Selatan menyatakan akan menyampaikan seluruh aspirasi warga ke Pemerintah Kota dan memastikan penyelidikan akan dilakukan terhadap dugaan penyalahgunaan aset.

Baca Juga :  Tenaga Pendamping Disiapkan Kawal 30 Anggota DPRD Ternate 

“Kami terbuka untuk menyelidiki dugaan ini dan akan mengawal prosesnya hingga tuntas,” ujar Anang Irianto.

Ia juga menegaskan bahwa perangkat RT/RW lama akan tetap melaksanakan tugas sementara waktu, sembari menunggu penyelesaian konflik yang ada.

Dalam pertemuan tersebut, Camat Anang juga menyampaikan terkait honorarium RT/RW akan segera dibayarkan. Pihak kelurahan juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat menyikapi persoalan ini dengan kepala dingin dengan mengutamakan musyawarah untuk menjaga kerukunan di lingkungan Kelurahan Bastiong Karance. (*)

Penulis : Haerun Hamid

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

DPRD Malut Setujui Tambahan Anggaran TPP ASN Rp 92,3 Miliar, Pemprov Diminta Tepat Sasaran
80 Jemaah Umrah Diberangkatkan Pemprov Malut, Layanan hingga Uang Saku Ditanggung
Pemprov Malut Bangun 40 Rumah Masyarakat Adat O’Hongana Manyawa
21 Polisi Kena PTDH, GP Ansor Malut Apresiasi Ketegasan Kapolda
Sekolah Kedinasan Jadi Rebutan, 198 Peserta Malut Adu Strategi di Simulasi CAT
Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo
Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga
RSU Tidore Dukung FKG UMMU

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIT

DPRD Malut Setujui Tambahan Anggaran TPP ASN Rp 92,3 Miliar, Pemprov Diminta Tepat Sasaran

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIT

80 Jemaah Umrah Diberangkatkan Pemprov Malut, Layanan hingga Uang Saku Ditanggung

Senin, 7 September 2026 - 19:15 WIT

Pemprov Malut Bangun 40 Rumah Masyarakat Adat O’Hongana Manyawa

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIT

21 Polisi Kena PTDH, GP Ansor Malut Apresiasi Ketegasan Kapolda

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIT

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo

Berita Terbaru