FORES Malut Kecam Aksi Arogan Sekretaris PUPR Halsel

Kamis, 1 Mei 2025 - 11:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur FORES Malut, Sandi Usman || dok : Ridal_kasedata

Direktur FORES Malut, Sandi Usman || dok : Ridal_kasedata

Kasedata.id – Forum Strategis Pembangunan Sosial Maluku Utara (FORES Malut) mengecam keras terhadap tindakan arogan yang diduga dilakukan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Yaman D. Mape.

Ia disebut menunjukkan sikap tidak pantas kepada massa aksi dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halsel saat demonstrasi terkait proyek jalan hotmix di Pulau Makean.

Aksi unjuk rasa yang menyoroti mandeknya pembangunan jalan tersebut justru dibalas dengan perlakuan yang dinilai jauh dari etika seorang pejabat publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur FORES Malut, Sandi Usman, menilai perilaku tersebut mencoreng citra pemerintahan Kabupaten Halmahera Selatan dibawah kepemimpinan Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin.

Baca Juga :  Nasab Foundation Bagikan 1.000 Paket Sembako Ramadan, Perkuat Kepedulian Sosial

“Tidak ada lagi alasan bagi Bupati untuk mempertahankan Kepala Dinas maupun Sekretaris PUPR. Keduanya sudah gagal menjalankan amanah,” tegas Sandi dalam keterangan persnya, Kamis (1/5/2025).

Sandi juga menyoroti pernyataan Kepala Dinas PUPR sebelumnya yang menyatakan pembangunan Segmen II jalan hotmix akan segera dilaksanakan, namun hingga kini tak ada realisasi. Situasi itu, menurutnya, menambah panjang daftar ketidakpercayaan publik terhadap kinerja dinas terkait.

“Kami sangat menyayangkan sikap seorang pejabat yang menemui massa aksi dengan mengenakan kaos oblong di jam kerja, apalagi bersikap kasar. Ini bukan hanya tidak pantas tapi mencerminkan mentalitas premanisme, bukan birokrat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gubernur Pasang Badan, BKD Malut Matangkan Formula untuk PPPK Jelang 2027

Ia menambahkan, pembongkaran badan jalan tanpa kelanjutan pekerjaan telah menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat, terutama dalam mobilitas dan ekonomi warga sekitar.

Atas dasar itu, FORES Malut bersama GMNI Halsel berkomitmen akan kembali menggelar aksi lanjutan. Mereka menuntut Bupati Bassam Kasuba untuk segera mencopot Kepala Dinas dan Sekretaris PUPR Halsel.

“Ini bukan soal proyek semata, tapi soal tanggung jawab dan etika pejabat publik. Jika ini dibiarkan, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah akan semakin tergerus,” tandas Sandi. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

80 Jemaah Umrah Diberangkatkan Pemprov Malut, Layanan hingga Uang Saku Ditanggung
Pemprov Malut Bangun 40 Rumah Masyarakat Adat O’Hongana Manyawa
21 Polisi Kena PTDH, GP Ansor Malut Apresiasi Ketegasan Kapolda
Sekolah Kedinasan Jadi Rebutan, 198 Peserta Malut Adu Strategi di Simulasi CAT
Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo
Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga
RSU Tidore Dukung FKG UMMU
Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIT

80 Jemaah Umrah Diberangkatkan Pemprov Malut, Layanan hingga Uang Saku Ditanggung

Senin, 7 September 2026 - 19:15 WIT

Pemprov Malut Bangun 40 Rumah Masyarakat Adat O’Hongana Manyawa

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIT

21 Polisi Kena PTDH, GP Ansor Malut Apresiasi Ketegasan Kapolda

Senin, 7 September 2026 - 16:11 WIT

Sekolah Kedinasan Jadi Rebutan, 198 Peserta Malut Adu Strategi di Simulasi CAT

Minggu, 6 September 2026 - 22:40 WIT

Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga

Berita Terbaru