Gegara Ini Sembilan Siswa di Ternate Terlibat Baku Hantam

Kamis, 27 November 2025 - 19:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMA Al-Irsyad didampingi orang tua mereka saat membuat surat pernyataan di Polsek Ternate Selatan [Foto : Haerun]

Siswa SMA Al-Irsyad didampingi orang tua mereka saat membuat surat pernyataan di Polsek Ternate Selatan [Foto : Haerun]

Kasedata.id – Sembilan siswa dari salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Ternate diamankan Polsek Ternate Selatan setelah terlibat baku hantam atau perkelahian yang dipicu masalah sepele, Kamis (27/11/2025). Aksi baku hantam ini diduga berawal dari dendam antarsiswa yang sebelumnya sempat dianggap sebagai candaan.

Plh Kepala Sekolah SMA Al-Irsyad, Asura Samad, menjelaskan insiden pertama terjadi pada 25 November yang bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional. Saat itu, pihak sekolah menyangka perkelahian yang terjadi hanyalah bagian dari gurauan atau prank.

“Pada tanggal 25 itu bertepatan dengan Hari Guru, sempat terjadi perkelahian. Kami mengira itu hanya prank, tetapi setelah dicek ternyata mereka benar-benar berkelahi,” ujar Asura.

Perkelahian tersebut sempat diredam dan diselesaikan secara internal. Namun, dendam antarsiswa kembali memicu pertikaian baru yang melibatkan lebih banyak siswa pada hari ini.

Motifnya terbilang sepele. Berawal dari insiden “cemberut” antara seorang siswa kelas 3 dan siswa kelas 1. Masalah personal itu berkembang menjadi konflik kelompok hingga mengganggu kenyamanan lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Marak Bom Ikan Guncang Pulau Miskin di Halmahera Selatan

Melihat kondisi semakin meresahkan, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Polsek Ternate Selatan untuk mengamankan situasi. Sembilan siswa kemudian dibawa ke kantor polisi untuk diberi pembinaan.

Pihak kepolisian menegaskan langkah tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas sekolah dan mencegah konflik meluas. Para siswa juga diwajibkan membuat surat pernyataan agar insiden serupa tidak terulang.

Kapolsek Ternate Selatan, Ipda Fatmawati Sukur, menekankan keamanan sekolah merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.

“Kami memastikan lingkungan masyarakat maupun sekolah tetap aman dan nyaman, serta mencegah terjadinya tawuran antarsiswa maupun antarsekolah,”pungkasnya. (*)

Penulis : Haerun H

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

SPMB Maluku Utara Tahap I Tuntas, Peserta Belum Lolos Masih Punya Kesempatan
Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 
Semangat Belajar Berbuah Prestasi dari Tiga Siswa SRMP 26 Ternate 
Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru
Kantor Ombudsman Dibobol Maling, Polres Ternate Selidiki
Tak Tertandingi, Zahira Fatima Antar SMKN 1 Ternate Juara FLS3N Cabang Komik Digital
Merasa Dicemarkan, Mantan Koordinator PKH Ternate Laporkan ke Polisi
Dikbud Malut Buka Rekrutmen Kepala Sekolah Lewat Dashboard Kemendikdasmen

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:22 WIT

SPMB Maluku Utara Tahap I Tuntas, Peserta Belum Lolos Masih Punya Kesempatan

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:10 WIT

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Senin, 22 Juni 2026 - 23:48 WIT

Semangat Belajar Berbuah Prestasi dari Tiga Siswa SRMP 26 Ternate 

Senin, 22 Juni 2026 - 22:29 WIT

Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:06 WIT

Kantor Ombudsman Dibobol Maling, Polres Ternate Selidiki

Berita Terbaru

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, saat ditahan oleh Kejati Maluku Utara [Foto : Acim/kasedata]

Hukum & Peristiwa

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Jumat, 26 Jun 2026 - 18:10 WIT