IRT Muda Ditemukan Gantung Diri di Kelurahan Fitu, Begini Kronologinya

Kamis, 3 April 2025 - 16:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inafis Reskrim Polres Ternate dan Biddokes Polda Malut saat mengelar olah TKP  Kelurahan Fitu || Foto : istimewa

Inafis Reskrim Polres Ternate dan Biddokes Polda Malut saat mengelar olah TKP Kelurahan Fitu || Foto : istimewa

Kasedata.id – Warga Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, digemparkan oleh insiden bunuh diri seorang ibu rumah tangga (IRT) muda di lingkungan RT 01/RW 01 pada Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 09.00 WIT.

Korban berinisial LLM (28) atau dikenal sebagai Linda, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di teras samping rumahnya. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh adik kandungnya, Dhela Marajabesi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, sekitar pukul 08.50 WIT, Dhela berencana pergi ke Pasar Rakyat Bastiong. Namun ibunya, Hasna Abdullah, menelepon dan memintanya mampir ke rumah keluarga di Kelurahan Fitu untuk mematikan lampu rumah dan kos-kosan.

Saat tiba di rumah sekitar pukul 09.00 WIT, Dhela terkejut mendapati kakaknya sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali di teras samping rumah. Panik, ia segera meminta bantuan warga sekitar.

Pukul 09.40 WIT, anggota piket Polsek Ternate Selatan menerima laporan dan langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ketika petugas tiba, jenazah korban sudah diturunkan oleh keluarga, serta para tetangga.

Tak lama setelah itu, tim Reskrim dan Inafis Reskrim Polres Ternate datang untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Kemudian sekitar pukul 11.30 WIT, Biddokes Polda Maluku Utara tiba di lokasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Pemkot Ternate Validasi Rumah Rusak Jadi Dasar Penyaluran Bantuan

Dari hasil pemeriksaan awal Biddokes Polda Malut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi.

Sementara itu, informasi yang beredar menyebutkan bahwa korban telah hidup terpisah dari suaminya kurang lebih selama empat tahun. Selain itu, korban juga diduga tengah menghadapi permasalahan dengan kekasihnya.

Hingga berita ini diatayangkan, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini. Masyarakat diimbau untuk lebih peka terhadap kondisi kesehatan mental orang-orang terdekat agar tragedi serupa dapat dicegah. (*)

Penulis : Haerun Hamid

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Sekolah Kedinasan Jadi Rebutan, 198 Peserta Malut Adu Strategi di Simulasi CAT
Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo
Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga
RSU Tidore Dukung FKG UMMU
Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses
Gubernur Sherly dan Tri Tito Karnavian Sambangi Lago Montana
OJK Gandeng SMK Negeri 1 Ternate Perkuat Literasi Keuangan Lawan Pinjol Judol dan Investasi Bodong
Wagub Malut Serukan Bahasa Daerah Kembali Dipakai di Kantor dan Rumah

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:11 WIT

Sekolah Kedinasan Jadi Rebutan, 198 Peserta Malut Adu Strategi di Simulasi CAT

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIT

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo

Minggu, 6 September 2026 - 22:40 WIT

Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIT

RSU Tidore Dukung FKG UMMU

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIT

Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses

Berita Terbaru

Pendidikan

Dikawal RSIJ Grup, UMMU Percepat Buka Fakultas Kedokteran

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:03 WIT