Jarang Berkantor, Camat Bacan Barat Utara Tuai Amarah Warga

Jumat, 23 Januari 2026 - 00:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi ai

Foto : ilustrasi ai

Kasedata.id – Warga di Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, mengeluhkan buruknya pelayanan publik akibat Camat Bacan Barat Utara, Saiful Hasan, yang disebut jarang hadir di kantor. Kondisi ini lantas berdampak langsung pada terhambatnya berbagai urusan administrasi masyarakat.

Pantauan kasedata.id di lapangan menunjukkan keresahan dan amarah warga semakin meluas. Masyarakat menilai wilayah mereka seolah tidak memiliki pimpinan karena camat hampir tak pernah berada di tempat tugasnya.

Yuli, warga Desa Yaba, mengaku kesulitan mengurus dokumen administrasi karena harus menunggu berminggu-minggu hanya untuk mendapatkan tanda tangan camat.

“Bagaimana mau maju, camat saja berbulan-bulan baru muncul, itu pun paling lama tiga hari lalu menghilang lagi. Dia lebih sering tinggal di Ternate daripada hadir di wilayah tugasnya ,” ujar Yuli dengan nada marah.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini membuat desanya seperti tak bertuan. Padahal, Desa Yaba merupakan Ibu Kota Kecamatan.

“Desa kami seperti hidup di dalam hutan, penuh rumput dan tak terurus. Kami malu dengan desa tetangga lain,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Evi, warga lainnya. Menurutnya, setiap kali mendatangi kantor camat, jawaban yang diterima selalu sama yakni camat tidak berada di tempat.

Baca Juga :  Sosiologi FISIP UMMU, Ruang Belajar Membaca Realitas Sosial

“Pemimpin kecamatan seperti ini sangat tidak merakyat. Kami sudah muak dengan kepemimpinan Saiful Hasan,” tegas Evi.

Ia pun mempertanyakan kepedulian pemerintah daerah terhadap nasib masyarakat Bacan Barat Utara.

“Apakah pemerintah tidak kasihan terhadap kami?” ujarnya.

Warga setempat berharap Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, segera mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi bahkan bila perlu mencopot Saiful Hasan dari jabatannya agar pelayanan publik di Bacan Barat Utara dapat berjalan normal. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 
Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 
Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana
Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur
Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur
Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar
Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:08 WIT

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 

Rabu, 4 November 2026 - 18:33 WIT

Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 

Rabu, 4 November 2026 - 18:08 WIT

Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana

Rabu, 4 November 2026 - 16:00 WIT

Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur

Rabu, 4 November 2026 - 12:02 WIT

Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar

Berita Terbaru