Jelang Musdalub HIPMI Malut Diwarnai Dugaan Transaksi Jabatan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI

Ilustrasi AI

Kasedata.id – Dugaan intervensi yang sarat kepentingan pribadi kembali mencuat jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara.

Sejumlah pengurus BPC HIPMI Kabupaten/kota menyeroti dugaan keterlibatan beberapa mantan pengurus HIPMI Malut. Diantaranya mantan Ketua Umum HIPMI Malut periode 2019–2022 Bahtiar Kadir, dan mantan Ketua OKK HIPMI Malut periode 2022–2025, Mohdar Bailusy.

Beberapa pengurus BPC menyebut Mohdar diduga melakukan sejumlah pertemuan politik jelang Musdalub.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menyatakan bahwa Mohdar sempat bertemu dengan kerabat dari anak Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, di Ternate. Dalam pertemuan itu, Mohdar diduga menjanjikan jabatan strategis di HIPMI Malut pasca Musdalub nanti.

Baca Juga :  HIPMI Malut, Pleno Penetapan Firdaus Amir Tidak Sah dan Ilegal

“Diduga ada janji jabatan seperti sekretaris umum atau bendahara umum setelah Musdalub,” ujar sejumlah pengurus BPC HIPMI Kabupaten/kota.

Selain itu, Mohdar juga disebut mempertemukan bakal calon Ketua Umum HIPMI Malut, Imran Guricci dengan Rio C. Pawane yang saat ini menjabat Wakil Bupati Pulau Morotai.

Menurut mereka, dalam pertemuan itu Imran disebut ditawari posisi sekretaris umum apabila Rio terpilih sebagai Ketua Umum HIPMI Malut.

“Diduga langkah-langkah itu juga diketahui oleh Bahtiar Kadir,” kata mereka.

Tak hanya itu, nama seorang perempuan bernama Wulan juga disebut dalam dinamika tersebut. Wulan diduga dijanjikan sebagai bendahara umum jika Rio memenangkan Musdalub.

Baca Juga :  Soal HIPMI Malut, Senior Imbau Tak Lagi Berpolemik

Pengurus BPC menilai berbagai dugaan pertemuan dan manuver itu mencerminkan ada kepentingan pribadi dalam proses Musdalub HIPMI Malut.

Mereka juga menyoroti posisi Mohdar yang saat ini masuk dalam tim caretaker HIPMI Malut yang ditugaskan oleh BPP HIPMI untuk mempersiapkan Musdalub.

“Kalau orang-orang sebelumnya dianggap membuat organisasi bermasalah masih dilibatkan maka kami khawatir HIPMI Malut akan semakin rusak,” ujar mereka.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang disebut dalam tudingan itu belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan yang disampaikan sejumlah pengurus BPC HIPMI Kabupaten/kota. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal
Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi
500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah
BPJN Malut Rampungkan Jembatan Ake Oba, Akses Warga Kembali Dibuka
Sinergi Muslimat NU dan Fatayat NU Maluku Utara Kian Kokoh, Soliditas Organisasi Diperkuat
Ritual Sigofi Ake Sambut HUT Kemerdekaan di Ternate
Pemkab Sula Ajukan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027
Wabup Sula Hadiri Penutupan Karya Bhakti TNI 

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:23 WIT

Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:33 WIT

Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:12 WIT

500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:10 WIT

BPJN Malut Rampungkan Jembatan Ake Oba, Akses Warga Kembali Dibuka

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:27 WIT

Sinergi Muslimat NU dan Fatayat NU Maluku Utara Kian Kokoh, Soliditas Organisasi Diperkuat

Berita Terbaru

Daerah

Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:23 WIT