Malut Halal Fair 2026 Resmi Dibuka, Sherly Tjoanda Laos Dorong 5.000 UMKM Bersertifikat Halal

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sambutan Gubernur Malut Sherly Tjoanda dalam kegiatan Malut Halal Fair 2026 yang diinisiasi oleh Bank Indonesia Perwakilan Malut berkolaborasi bersama berbagai stakeholder. || dok : Ilham/Kasedata

Sambutan Gubernur Malut Sherly Tjoanda dalam kegiatan Malut Halal Fair 2026 yang diinisiasi oleh Bank Indonesia Perwakilan Malut berkolaborasi bersama berbagai stakeholder. || dok : Ilham/Kasedata

Kasedata.id – Kegiatan Malut Halal Fair 2026 yang diinisiasi oleh Bank Indonesia Perwakilan Malut berkolaborasi bersama berbagai stakeholder yang dipusatkan di Duafa Center pada, Rabu (4/3/2026) resmi dilaunching oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur, Sarbin Sehe, Direktur KNEKS, Solahuddin Al Ayub, Kepala BI Perwakilan Malut, Handi Susila, Wakapolda Malut dan Danlanal Ternate.

Kegiatan Malut Halal Fair 2026 ini mengusung tiga pilar utama yakni pengembangan ekonomi syariah, penguatan halal value chain (HVC) dan penguatan sektor keuangan syariah.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos dalam arahannya menekankan, di tahun 2026 ini ada sekitar 5.000 kuota lebih banyak dibandingkan tahun 2025. Menurutnya, manfaat dari membeli sertifikasi halal selain lebih dipercaya harga jualnya juga lebih tinggi dan banyak market untuk produk.

“Kita di Maluku Utara harusnya punya banyak produk dengan sertifikasi halal,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan, di tahun 2026 ini sebagai peringatan terakhir ketika ada kegiatan Pemprov melalui pameran dan outlet UMKM.

“Tahun 2026 adalah tahun terakhir, di mana UMKM yang ikut belum memiliki sertifikasi halal masih kita toleransikan, tetapi mulai tahun 2027, semua kegiatan Pemprov Maluku Utara, UMKM wajib memiliki sertifikasi halal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemprov Malut Gelar Market Sounding Paket Jalan Lapen 

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Malut Bank Indonesia, Handi Susila mengatakan, kegiatan Malut Halal Fair 2026 ini dilaksankan selama 4 hari, mulai dari tanggal 4 sampai 7 Maret 2026.

“Malut Halal Fair 2026 ini juga dirangkaikan dengan Bazzar UMKM, talksow dan sosialisasi, penukaran uang serta sertifikasi halal dan ziswaf,” ucapnya.

Selain itu, Kegiatan ini juga melibatkan berbagai stakeholder, diantaranya, Pemprov Malut, Pemkot Ternate, KDEKS, Pelaku UMKM serta mitra terkait lainnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Inovasi PBJ Malut Dilirik Papua, Skema Pengadaan Jalan Lapen Dipelajari
PBJ Malut Pacu Kompetensi Pelaku Usaha Lokal Hadapi Era Pengadaan Digital
62 Paskibraka Ternate Terima Penghargaan, Tugas Berlanjut Hingga 2027
Dana Hibah 11 Parpol di Ternate Masuk Tahap Pencairan
Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai
Pemkot Ternate Bakal Serahkan Penghargaan untuk 62 Paskibraka
Pulang dari Istana, Keluarga Haikal Gelar Syukuran di Ternate
Disperkimtan Ternate Mulai Verifikasi 500 Penerima Bantuan Rumah

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:37 WIT

Inovasi PBJ Malut Dilirik Papua, Skema Pengadaan Jalan Lapen Dipelajari

Selasa, 15 September 2026 - 13:24 WIT

PBJ Malut Pacu Kompetensi Pelaku Usaha Lokal Hadapi Era Pengadaan Digital

Kamis, 10 September 2026 - 22:23 WIT

62 Paskibraka Ternate Terima Penghargaan, Tugas Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 9 September 2026 - 22:46 WIT

Dana Hibah 11 Parpol di Ternate Masuk Tahap Pencairan

Selasa, 8 September 2026 - 14:07 WIT

Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai

Berita Terbaru