Pemprov Maluku Utara Jaring Figur Pengganti Staf Ahli Gubernur

Jumat, 11 September 2026 - 14:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Kasedata.id – Kursi Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan kini kosong setelah Abdullah Assagaf resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Pengunduran diri tersebut terjadi setelah Abdullah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Tempat Pemasaran Ikan (TPI) Goto.

Kekosongan jabatan itu kini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos mengatakan Pemprov tengah mencari dan memetakan figur yang dinilai tepat untuk mengisi posisi tersebut.

“Sedang dicari-cari, mungkin nanti Pak Wagub ada usulan untuk dicari siapa yang bisa mengisi,” ujar Sherly kepada awak media usai paripurna penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 di Sofifi, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, pengisian jabatan tidak dilakukan secara terburu-buru. Pemprov akan membahas figur yang dinilai sesuai untuk mengisi posisi strategis tersebut.

Baca Juga :  HUT Kepulauan Sula, Pemda Resmikan Pakaian Adat dan Serahkan SK PNS

Langkah ini dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan meski jabatan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan masih mengalami kekosongan.

Posisi tersebut sebelumnya diisi Abdullah Assagaf hingga akhirnya ia mengajukan pengunduran diri di tengah proses hukum kasus dugaan korupsi pembangunan TPI Goto.

Kini, Pemprov Malut mulai menyiapkan figur pengganti untuk memastikan fungsi strategis jabatan tersebut kembali berjalan. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur
Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut
Cegah Persoalan Hukum, Bupati Sula Teken MoU dengan Jaksa
Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo
Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi
Beredar BBM Oplosan di Ternate, Polisi Selidiki Pemasok Pertalite
Penertiban Aset Pemprov Malut Dikebut, 64 Kendaraan Dinas Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:30 WIT

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 November 2026 - 13:32 WIT

BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIT

Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut

Senin, 2 November 2026 - 19:40 WIT

Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo

Senin, 2 November 2026 - 16:19 WIT

Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi

Berita Terbaru

Ekonomi

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:26 WIT

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Sula, H. Syamsudin Ode Maniwi [dok : karno/kasedata]

Sula

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:30 WIT