Kasedata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara bersama UNICEF menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Awal Program Kerja Sama Pemerintah RI Periode 2026–2030 di Ballroom Hotel Bella Ternate, Rabu (20/5/2026).
Rapat itu menandai ditetapkannya Maluku Utara sebagai salah satu Provinsi fokus baru dalam program kerja sama RI–UNICEF periode 2026–2030.
Kegiatan dibuka Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Fachrudin Tukoboya, mewakili Gubernur Malut. Dalam sambutannya, ia menyatakan kolaborasi ini menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Maluku Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sektor kesehatan, pendidikan, gizi, perlindungan anak, hingga kesejahteraan sosial menjadi pilar utama yang perlu diperkuat melalui program kemitraan ini,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI. Secara nasional, program kerja sama RI–UNICEF 2026–2030 dirancang untuk mendukung target pembangunan SDM yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Dalam kerangka Country Programme Action Plan (CPAP) 2026–2030, Maluku Utara ditetapkan sebagai Provinsi fokus baru. Implementasi program akan membutuhkan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah dan UNICEF.
Rakor itu dihadiri sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Malut antara lain Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Selain isu kesehatan dan pendidikan, pembahasan juga mencakup isu aksi iklim, ketahanan lingkungan, akses air bersih dan sanitasi (WASH), kebijakan sosial, serta evaluasi efektivitas program.
Melalui rakor ini, Pemprov Malut dan UNICEF berkomitmen menyusun kerangka program guna mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas SDM di Maluku Utara selama lima tahun ke depan. (*)
Penulis : Sukarsi Muhdar
Editor : Sandin Ar








