Penting Sinkronisasi Program Daerah dan Nasional di Maluku Utara

Rabu, 24 September 2025 - 21:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemaparan Wamendagri RI, Bima Arya Sugiarto, dalam kegiatan FGD di Hotel Bela Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Pemaparan Wamendagri RI, Bima Arya Sugiarto, dalam kegiatan FGD di Hotel Bela Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Kasedata.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, menegaskan pentingnya sinkronisasi program pemerintah daerah dengan agenda prioritas nasional. Pesan ini disampaikan saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) terkait perencanaan dan penganggaran APBD Perubahan 2025 serta APBD 2026, yang berlangsung di Hotel Bela Kota Ternate, Rabu (24/9/2025).

“Kami tadi berdiskusi bagaimana melakukan sinkronisasi antara agenda Ibu Gubernur Maluku Utara dengan program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Bima didampingi Gubernur Sherly usai FGD kepada wartawan.

Bima menyebut capaian pertumbuhan ekonomi Maluku Utara melonjak hingga 32 persen tertinggi secara nasional. Angka pertumbuhan ini mestinya diikuti dengan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diterjemahkan menjadi manfaat langsung bagi warga. Itu hanya bisa terwujud jika program pusat dan daerah benar-benar sinergi,” kata Wamendagri.

Bima menilai bahwa Gubernur Sherly Tjoanda memiliki pemahaman jelas mengenai arah kebijakan pembangunan. Fokusnya mencakup sektor kesehatan, pendidikan, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ia bahkan mengapresiasi respon Gubernur Sherly yang langsung memberi arahan konkre kepada jajarannya.

Baca Juga :  Festival Saruma, Ruang Perjumpaan Budaya dan Ekonomi Warga Halsel

“Tadi saya mendengar sendiri, beliau menekankan agar perencanaan diarahkan pada sesuatu yang benar-benar bisa dirasakan masyarakat. Bukan sekadar seremonial,” ujarnya.

Lebih jauh, Wamendagri menegaskan bahwa perlunya memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan pusat, terutama dalam pembangunan infrastruktur yang kerap terkendala efisiensi anggaran dan pemangkasan dana transfer pusat ke daerah.

“Meski ada kebijakan efisiensi dan potongan transfer, banyak hal tetap bisa dioptimalkan jika kepala daerah aktif berkomunikasi dengan lembaga terkait di pemerintah pusat,” tandasnya. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut
Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi
Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 
Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya
IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan
Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru
Setahun Berjalan, Sekolah Rakyat di Ternate Tunjukkan Hasil Positif
95 Persen Rampung, Reuni Akbar STEMAN Siap Guncang Alumni Lintas Generasi

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:42 WIT

Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIT

Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:46 WIT

Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:32 WIT

IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:29 WIT

Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru

Berita Terbaru

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, saat ditahan oleh Kejati Maluku Utara [Foto : Acim/kasedata]

Hukum & Peristiwa

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Jumat, 26 Jun 2026 - 18:10 WIT