PT Smart Marsindo Hadirkan Model Tambang Berbasis Sosial di Pulau Gebe

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan bus sekolah, pelatakan batu pertama     pembangunan sekolah SMA hingga proses pembibitan dilakukan secara mandiri oleh warga Pulau Gebe [dok : kasedata]

Bantuan bus sekolah, pelatakan batu pertama pembangunan sekolah SMA hingga proses pembibitan dilakukan secara mandiri oleh warga Pulau Gebe [dok : kasedata]

Kasedata.id – PT Smart Marsindo membuktikan penerapan tentang Good Mining Practice (GMP) tidak hanya berorientasi pada kepatuhan teknis, tetapi juga dapat berjalan seiring dengan penguatan aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

Sebagai perusahaan tambang nikel berstatus Clean and Clear (CnC), PT Smart Marsindo mengintegrasikan pemulihan lingkungan pascatambang dengan memperkuat pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, hingga kesehatan bagi warga Pulau Gebe, di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara.

Reklamasi Berbasis Ekonomi Sirkular 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu inovasi unggulan perusahaan adalah program reklamasi pascatambang yang melibatkan masyarakat lokal secara langsung. Hingga kini, lebih dari 4.000 pohon telah ditanam di area reklamasi yang terdiri dari Cemara Laut, Mahoni, Casuarina, hingga Bintangor.

Yang membedakan adalah proses pembibitan dilakukan secara mandiri oleh warga setempat melalui skema insentif ekonomi. Setiap bibit yang disemai warga dihargai 3.000 per polybag oleh perusahaan.

Baca Juga :  80 Calon Kepsek Masuk Tahap Uji Kompetensi, Dikbud Malut Tegaskan Merit System

“Kami ingin masyarakat merasa memiliki kembali alam mereka, sekaligus memperoleh manfaat ekonomi langsung dari proses pemulihan lingkungan,” ujar Direktur PT Smart Marsindo, Jilly R. Lumankum, Selasa (13/1/2026).

Langkah tersebut untuk mendorong kesadaran ekologis sekaligus menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Investasi Pendidikan dan Literasi Digital

Di sektor pendidikan, PT Smart Marsindo juga melakukan intervensi konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah lingkar tambang. Program tersebut meliputi :

  • Pembangunan fisik pendidikan, melalui pembangunan gedung SMAN 3 Pulau Gebe.
  • Peningkatan akses pendidikan, dengan penyediaan armada bus sekolah bagi siswa dari desa-desa terpencil.
  • Penguatan literasi digital, melalui hibah 20 unit laptop untuk mendukung kompetensi teknologi siswa.

Langkah itu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk memutus rantai ketertinggalan pendidikan di wilayah Pulau Gebe.

Memutus Isolasi Geografis

Menyadari tantangan geografis Pulau Gebe, PT Smart Marsindo juga menyalurkan bantuan sarana transportasi untuk kebutuhan kesehatan dan mobilitas warga. Bantuan tersebut meliputi:

  • Satu unit ambulans untuk mendukung layanan kesehatan darurat.
  • Satu unit speedboat bermesin bagi masyarakat Umiyal di Pulau Yoi.
Baca Juga :  DLH Dikecam, Sampah di Jantung Kota Sanana Dibiarkan Berserakan

Fasilitas ini dengan harapan dapat mempercepat akses layanan dasar sekaligus mengurangi isolasi antarwilayah.

Menjadi Rujukan Nasional

Capaian PT Smart Marsindo ini mendapat apresiasi dari Koordinator Pemerhati Kelola Sumber Daya Alam (PKSDA), Hamdan Halil. Ia menilai pendekatan integratif yang dijalankan perusahaan layak menjadi benchmark nasional dalam pengelolaan sumber daya alam.

“PT Smart Marsindo berhasil memadukan disiplin regulasi dengan empati sosial. Model pembangunan sekolah, insentif reklamasi, hingga dukungan transportasi adalah contoh pengelolaan SDA yang paripurna,” tegas Hamdan.

Jilly R. Lumankum juga menegaskan bahwa filosofi perusahaan tidak berhenti pada eksploitasi sumber daya, tetapi berorientasi pada warisan positif bagi masyarakat.

“Kami tidak sekadar mengambil hasil bumi. Tetapi berkomitmen meninggalkan nilai, manfaat, dan masa depan yang lebih baik bagi warga,” pungkasnya. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 
Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 
Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana
Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur
Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur
Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar
Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:08 WIT

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 

Rabu, 4 November 2026 - 18:33 WIT

Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 

Rabu, 4 November 2026 - 18:08 WIT

Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana

Rabu, 4 November 2026 - 16:00 WIT

Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur

Rabu, 4 November 2026 - 12:02 WIT

Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar

Berita Terbaru