PT Smart Marsindo Tanam 4.000 Pohon untuk Pulihkan Ekosistim Pulau Gebe

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program penghijauan oleh PT Smart Marsindo dengan melibatkan masyarakat Pulau Gebe

Program penghijauan oleh PT Smart Marsindo dengan melibatkan masyarakat Pulau Gebe

Kasedata.id — Upaya pemulihan lingkungan di kawasan tambang nikel Pulau Gebe, Halmahera Timur, kembali digencarkan oleh PT Smart Marsindo. Melalui program reklamasi terpadu, perusahaan ini menanam sedikitnya 4.000 pohon di empat titik lahan bekas tambang sebagai bagian dari kewajiban pemulihan ekosistem sesuai regulasi pertambangan nasional.

Humas PT Smart Marsindo, Rusli, menyampaikan program penghijauan tersebut telah berlangsung selama empat bulan terakhir dengan melibatkan masyarakat Pulau Gebe. Mulai dari tahap penyemaian hingga penanaman di lapangan.

“Bibit reklamasi disemai oleh masyarakat gebe sebagai bentuk pemberdayaan. Untuk setiap polybag kami membayar 3.000 dengan jarak tanam sekitar tiga meter,” ujar Rusli, Jumat (5/12/2025).

Sebanyak 3.000 batang cemara laut, 1.000 batang mahoni, serta tanaman casuarina dan bintangur ditanam sebagai tanaman pionir yang mampu beradaptasi dengan kondisi lahan bekas tambang. Seluruh bibit diproduksi melalui fasilitas pembibitan (nursery) yang dibangun oleh perusahaan.

Rusli menjelaskan kegiatan reklamasi itu dilakukan melalui serangkaian tahapan. Diantaranya, penataan ulang kontur lahan (recontouring) untuk menstabilkan lereng, pengembalian lapisan tanah atas (topsoil), perbaikan media tanam dengan bahan organik, pembangunan fasilitas pembibitan, revegetasi menggunakan tanaman pionir, dan pemeliharaan serta pemantauan berkala di seluruh area reklamasi.

Baca Juga :  Beasiswa Harita Gemilang Dinilai Tingkatkan Kualitas SDM Daerah

Menurutnya, PT Smart Marsindo sangat berkomitmen menjalankan reklamasi secara berkelanjutan sehingga lahan bekas tambang di Pulau Gebe dapat kembali pulih dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan lingkungan di Pulau Gebe dapat pulih dan kembali produktif,” kata Rusli mengahiri. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Pemanfaatan Sungai Akelamo Dukung Kebutuhan Air Bersih Warga Kawasi
HUT Haltim ke-23, PT AJP Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Lewat Buku, Harita Nickel Angkat Potret Laut di Pulau Obi
Nuansa Kebersamaan dan Gotong Royong Warnai Kurban di Masjid Ajir Tabi’in Ngade
Soal RKAB, KATAM Dukung Pempus Cabut Izin Perusahaan Bermasalah 
Ramai di Medsos, Harita Nickel Bangun Fasilitas Reverse Osmosis di Kawasi, Apa Itu?
Putra-Putri Pulau Obi yang Menjadi Tuan Rumah di Industri Nikel
PERHAPI Siap Kawal PPM Pertambangan di Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:31 WIT

Pemanfaatan Sungai Akelamo Dukung Kebutuhan Air Bersih Warga Kawasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIT

HUT Haltim ke-23, PT AJP Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:31 WIT

Lewat Buku, Harita Nickel Angkat Potret Laut di Pulau Obi

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:04 WIT

Nuansa Kebersamaan dan Gotong Royong Warnai Kurban di Masjid Ajir Tabi’in Ngade

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:37 WIT

Soal RKAB, KATAM Dukung Pempus Cabut Izin Perusahaan Bermasalah 

Berita Terbaru

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, saat ditahan oleh Kejati Maluku Utara [Foto : Acim/kasedata]

Hukum & Peristiwa

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Jumat, 26 Jun 2026 - 18:10 WIT