Semangat Merah Putih Membara di Perbatasan, Simbol Pemuda Jaga Keutuhan NKRI

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 14:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi pembentangan bendera merah putih sepanjang 80 meter di wilayah Maritim dekat Pulau Jiew, yang mencakup Pulau Liwo dan Pulau Sayafi. || dok : Sukarsi/Kasedata

Aksi pembentangan bendera merah putih sepanjang 80 meter di wilayah Maritim dekat Pulau Jiew, yang mencakup Pulau Liwo dan Pulau Sayafi. || dok : Sukarsi/Kasedata

Kasedata.id Sejumlah pemuda dan Mahasiswa asal Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, melakukan aksi pembentangan bendera merah putih sepanjang 80 meter di wilayah Maritim dekat Pulau Jiew, yang mencakup Pulau Liwo dan Pulau Sayafi.

Kedua pulau ini terletak di perbatasan laut Indonesia dengan jarak 255 km di sisi timur Maluku Utara, sebuah negara kepulauan yang berada di Samudra Pasifik yakni Palau.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk upaya menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan laut, tepatnya menjelang peringatan HUT RI ke-80.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembentangan bendera di bibir Pantai Liwo dan Sayafi menjadi simbol rasa kebanggaan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di kawasan yang jarang mendapatkan perhatian tersebut.

Baca Juga :  Gelar Musdesus, Masyarakat Usul Pemberhentian Kades Nyonyifi

Riswandi Hamid salah seorang pemuda di Patani Utara kepada kasedata.id, Sabtu (16/8/2025) mengaku bangga atas kegiatan ini. Ia bersama sejumlah kelompok pemuda turut serta dalam aksi ini.

“Meskipun kedua pulau tersebut terletak jauh dari pusat pemerintahan, keduanya memiliki nilai strategis sebagai bagian dari perbatasan negara,” ujarnya.

Pulau Liwo dan Sayafi, katanya, berjarak sekitar 200 km sebelah utara Provinsi Papua Barat Daya, dan 500 km sebelah timur Sulawesi Utara. Selain itu, wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Palau, yang menjadikannya titik vital untuk menjaga kedaulatan Indonesia.

“Wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Palau, sehingga harus tetap dijaga,” terangnya.

Aksi ini, menurut Riswandi, merupakan bagian dari upaya pemuda Patani Utara untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga wilayah perbatasan NKRI, baik dari segi kedaulatan negara maupun kelestarian alamnya.

Baca Juga :  Pemkab Halsel Gelar Jumat Bersih Serentak 

“Pembentangan bendera ini adalah simbol kami dalam menjaga keutuhan NKRI, dan sekaligus sebagai bentuk cinta tanah air,” tutur dia.

Tak hanya pembentangan bendera sepanjang 80 meter, para pemuda ini juga menggelar aksi bersih pantai di sekitar pulau-pulau tersebut. Aksi bersih pantai dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya merawat kawasan pesisir.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari gerakan peduli terhadap lingkungan maritim yang sering terabaikan.

“Selain bentangkan bendera di sejumlah pulau, kami juga melakukan pembersihan di sepanjang pantai Pulau Liwo dan Sayafi,” pungkasnya. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo
Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga
RSU Tidore Dukung FKG UMMU
Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses
Gubernur Sherly dan Tri Tito Karnavian Sambangi Lago Montana
OJK Gandeng SMK Negeri 1 Ternate Perkuat Literasi Keuangan Lawan Pinjol Judol dan Investasi Bodong
Wagub Malut Serukan Bahasa Daerah Kembali Dipakai di Kantor dan Rumah
Wagub Sarbin Sehe Dorong NMIBF 2026 Jadi Magnet Investasi dan Dongkrak PAD Malut

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIT

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo

Minggu, 6 September 2026 - 22:40 WIT

Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIT

RSU Tidore Dukung FKG UMMU

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIT

Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses

Kamis, 3 September 2026 - 14:26 WIT

Gubernur Sherly dan Tri Tito Karnavian Sambangi Lago Montana

Berita Terbaru

Pendidikan

Dikawal RSIJ Grup, UMMU Percepat Buka Fakultas Kedokteran

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:03 WIT