Telan Anggaran Rp 16 Miliar, Jalan Hotmix Pulau Makian Tak Kunjung Tuntas

Rabu, 7 Mei 2025 - 22:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi mengatasnamakan Front Perjuangan Masyarakat (FPM) geruduk kantor Bupati Halsel.

Massa aksi mengatasnamakan Front Perjuangan Masyarakat (FPM) geruduk kantor Bupati Halsel.

Kasedata.id – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Front Perjuangan Masyarakat (FPM) menggelar aksi demonstrasi desak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan menuntaskan proyek jalan hotmix di Kecamatan Pulau Makian khusus ruas jalan Desa Gitang, Kyowor, Matantantengin dan Sangapati.

Koordinator aksi, Mursal Hamir dalam penyampaian orasinya mendesak Bupati Bassam Kasuba agar mencopot Kadis PUPR Idham Pora dan sekretaris Yaman D. Mape dari jabatanya.

Massa juga meminta DPRD Halsel khususnya Dapil Makeang-Kayoa bersikap tegas dalam mengawal pembangunan jalan Pulau Makian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apabila tuntutan kami tidak di akomodir, kami akan membangun mosi ketidakpercayaan masyarakat terhadap Pemda, dan keluar dari Kabupaten Halmahera Selatan,” teriak Mursal didepan Kantor Bupati, Jalan Karet Putih, Rabu (7/5/2025).

Baca Juga :  Progres Pelabuhan Semut Halmahera Selatan Capai 77 Persen 

Pihaknya menyayangkan pekerjaan jalan hotmix Pulau Makian yang dikerjakan pada April 2023 hingga April 2025 belum juga tuntas. Padahal, kata dia, proyek yang menelan anggaran Rp 7,8 miliar yang bersumber dari APBD Halsel tahun 2023 dikerjakan CV. Delta itu tak kunjung selesai.

“Berdasarkan ketentuan kontrak pekerjaan semestinya pekerjan tersebut sudah selesai pada Oktober 2023. Pekerjaan dengan nama paket pembangunan jalan Pulau Makian tahun 2023 adalah pekerjaan lanjutan dari tahap 1 ke tahap 2 dengan total volume pekerjaan tahap ke 2 kurang lebih 3,5 km,” bebernya.

Kemudian, lanjut Mursal, hasil investigasi lapangan menunjukan bahwa CV. Delta selaku pelaksana proyek hanya mengerjakan kurang lebih 1,5 km dan masih menyisahkan hutang volume pekerjaan 2,250 km.

Baca Juga :  Gelar Halal Bihalal, Guburnur Malut Ajak ASN Perbaiki Kinerja

“Hutang volume pekerjaan yang belum dikerjakan itu meliputi Desa Gitang, Desa Kyowor, Desa Matantengin, dan Desa Sangapati,” sebutnya.

Sementara, di tahun 2024 Pemda Halsel menganggarkan lagi Rp 9 miliar dengan volume pekerjaan 3,51 km.

“Lama pekerjaan tiga bulan seperti tertuang dalam LPSE dinas PUPR Halsel. Padahal di duga kuat ruas yang ada di tahap 3 itu statusnya adalah jalan provinsi,” ungkapnya.

“Hal ini menimbulkan kekecewaan masyarakat terhadap 4 orang wakil rakyat yang hari ini duduk di perlemen seakan-akan pasrah dengan kondisi yang ada,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gandeng Kompas, Harita Nickel Luncurkan Buku Keindahan Laut Pulau Obi
Terjerat Dugaan Korupsi, Eks Kadis DKP Malut Pamit dari Gosale
Staf Ahli Gubernur Malut Mundur, BKD Siapkan Pengganti
Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai
Pemkot Ternate Bakal Serahkan Penghargaan untuk 62 Paskibraka
DPRD Malut Setujui Tambahan Anggaran TPP ASN Rp 92,3 Miliar, Pemprov Diminta Tepat Sasaran
80 Jemaah Umrah Diberangkatkan Pemprov Malut, Layanan hingga Uang Saku Ditanggung
Pemprov Malut Bangun 40 Rumah Masyarakat Adat O’Hongana Manyawa

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:25 WIT

Gandeng Kompas, Harita Nickel Luncurkan Buku Keindahan Laut Pulau Obi

Selasa, 8 September 2026 - 16:56 WIT

Terjerat Dugaan Korupsi, Eks Kadis DKP Malut Pamit dari Gosale

Selasa, 8 September 2026 - 14:15 WIT

Staf Ahli Gubernur Malut Mundur, BKD Siapkan Pengganti

Selasa, 8 September 2026 - 14:07 WIT

Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIT

DPRD Malut Setujui Tambahan Anggaran TPP ASN Rp 92,3 Miliar, Pemprov Diminta Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Prosesi MoU antara UMMU dan Klinik MDC Ternate [dok : Ani/kasedata]

Pendidikan

Perkuat Pendirian FKG UMMU, MDC Ternate Jadi Mitra Strategis

Rabu, 9 Sep 2026 - 08:07 WIT

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Utara, Zulkifli Bian. || dok : Kasedata.id

Daerah

Staf Ahli Gubernur Malut Mundur, BKD Siapkan Pengganti

Selasa, 8 Sep 2026 - 14:15 WIT

Nuryadin Rachman

Daerah

Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai

Selasa, 8 Sep 2026 - 14:07 WIT