9 Fraksi DPRD Malut Sepakati Visi RPJMD 2025-2029

Senin, 4 Agustus 2025 - 23:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe menghadiri rapat Paripurna masa persidangan ketiga tahun sidang 2024-2025 bertempat di ruang sidang utama DPRD Provinsi Maluku Utara, Senin, (4/8/2025).

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe menghadiri rapat Paripurna masa persidangan ketiga tahun sidang 2024-2025 bertempat di ruang sidang utama DPRD Provinsi Maluku Utara, Senin, (4/8/2025).

Kasedata.id DPRD Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan rapat Paripurna masa persidangan ketiga tahun sidang 2024-2025 bertempat di ruang sidang utama DPRD Provinsi Maluku Utara, Senin, (4/8/2025).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Husni Bopeng itu dihadiri langsung Wakil Gubernur, Sarbin Sehe dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah tentang RPJMD Provinsi Maluku Utara Tahun 2025-2029.

“Dihimpun dari jalan rapat Banggar bahwa, seluruh Fraksi menyatakan pandangannya atas RPJMD 2025-2029,” kata Husni Bopeng saat membuka paripurna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada rapat Paripurna ini Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Maluku Utara menyampaikan pandangan umum dari setiap Fraksinya terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Maluku Utara Tahun 2025-2029.

Dengan mengusung Visi “Maluku Utara Bangkit, Maju, Sejahtera, Berkeadilan, dan Berkelanjutan”, arah pembangunan Moloku Kie Raha ini telah dipaparkan Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos pada, 28 Juli 2025 lalu.

Baca Juga :  Bupati Bassam Hadiri Pelantikan HIPMA Halsel Kota Makassar

6 misi, 6 tujuan utama, dan 16 sasaran pembangunan menjadi kompas Pemerintahan Sherly-Sarbin untuk ‘Maluku Utara Bangkit’ dalam lima tahun mendatang.

Fraksi Golkar melalui Jubirnya Johan Josias Manery, mengatakan Fraksinya berfokus pada PAD, alokasi anggaran dan pembiayaan. Partai berlambang pohon beringin itu menggaris bawahi bahwa proyeksi PAD harus rasional dengan anggaran yang ada dan dilakukan dengan asas efisien dan akuntabel.

“Kami perlu mengingatkan kepada Pemprov untuk fokus membangun Ibu Kota Sofifi sebagai pusat Pemerintahan dan bisnis untuk pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Maluku Utara,” ucap Johan.

Sementara itu, Juru bicara (Jubir) Fraksi Nasdem Pardin Isa mengatakan, Pemprov masih terlalu bergantung pada industri ekstraksi dan dana transfer pusat.

Baca Juga :  PKK Ujung Tombak Pemberdayaan Warga di Kepulauan Sula

Sehingga pihaknya memberi catatan pembangunan infrastruktur antar wilayah masih terjadi disparitas atau ketimpangan.

“Sektor keuangan daerah juga menjadi poin yang mendapat perhatian dari Fraksi kami, terutama kaitannya dengan pengelolaan yang masih belum optimal,” terangnya.

Fraksi berikutnya adalah PKS, Hanura dan Gerindra. Disusul Fraksi Bintang Demokrat dan Fraksi Amanat Persatuan Indonesia.

Kemudian, Fraksi PKB melalui Jubirnya Irfan Soekoenay menyoroti RPJMD yang disusun untuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah.

Irfan menegaskan Pemprov harus benar-benar mengimplementasikan program prioritas selama lima tahun mendatang.

“PKB berharap RPJMD tidak hanya memenuhi aspek perundang-undangan namun benar-benar perwujudan janji politik Sherly-Sarbin,” sebutnya.

Husni Bopeng diakhir rapat Paripurna menyatakan bahwa seluruh Fraksi DPRD Provinsi Maluku Utara menerima dengan baik dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Maluku Utara 2025-2029 ini segera ditindaklanjuti. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BPN Ternate : Villa Lago Montana Sah Secara Hukum
Reses di SMAN 2 Ternate, Is Suaib Disodori Usulan Laboratorium Robotik dan Tunjangan Guru
Muhajirin Bailussy Serap Keluhan Warga Pulau Ternate, Masalah Infrastruktur hingga HPK Jadi PR
Warga Bukulasa Tagih Janji Politik Wali Kota Tidore
Husni Bopeng Tampung Aspirasi Warga Sulamadaha dari Petani sampai UMKM
Tak Asal Tunjuk, PUPR Malut Pastikan PPK 2026 Berdasarkan Regulasi
Pemprov Malut Terapkan Sistem Talenta, Tak Ada Lagi ASN Modal Kedekatan
DPRD Malut dan Pemprov Geram Solar Subsidi Langka di Pasaran

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:14 WIT

BPN Ternate : Villa Lago Montana Sah Secara Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:10 WIT

Reses di SMAN 2 Ternate, Is Suaib Disodori Usulan Laboratorium Robotik dan Tunjangan Guru

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:45 WIT

Muhajirin Bailussy Serap Keluhan Warga Pulau Ternate, Masalah Infrastruktur hingga HPK Jadi PR

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:14 WIT

Warga Bukulasa Tagih Janji Politik Wali Kota Tidore

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:29 WIT

Husni Bopeng Tampung Aspirasi Warga Sulamadaha dari Petani sampai UMKM

Berita Terbaru

Farida Djama, saat menggekar reses di SMA Negeri 1 Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

Farida Djama Reses di SMAN 1 Ternate, Tampung Aspirasi Guru

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:09 WIT

BPN Ternate, Shendy Yulanda Putra/Villa Lago Montana [dok : kasedata]

Daerah

BPN Ternate : Villa Lago Montana Sah Secara Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:14 WIT

Plt Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Ternate, Rusli Jafar [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

SMA Negeri 10 Ternate Jalankan LSP 2026–2028 Wakili Malut

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:11 WIT