Festival Tara No Ate dan MTQ Masuk Agenda Prioritas Pelestarian Budaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos saat menutup Festival Legu Tara No Ate dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Jaziratul Mulk di halaman Kedaton Kesultanan Ternate. || Foto : Kasedata.id

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos saat menutup Festival Legu Tara No Ate dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Jaziratul Mulk di halaman Kedaton Kesultanan Ternate. || Foto : Kasedata.id

Kasedata.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Legu Tara No Ate dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Jaziratul Mulk sebagai agenda tahunan. Dukungan ini diarahkan untuk memperkuat pelestarian budaya Kesultanan Ternate sekaligus merawat nilai-nilai keagamaan di Maluku Utara.

Komitmen tersebut disampaikan Sherly saat menutup Festival di halaman Kedaton Kesultanan Ternate, Sabtu (24/10/2026).

Menurutnya, Festival Tara No Ate bukan sekadar perayaan budaya, melainkan warisan sejarah Kesultanan Ternate yang memiliki nilai penting bagi identitas masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah perlu hadir untuk memastikan tradisi tersebut terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Baca Juga :  Skandal Izin PT WKM, Penegak Hukum Didesak Tak Tutup Mata

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendukung sepenuhnya kegiatan Festival Taranoate dan MTQ untuk melestarikan budaya dan agama,” ujar Sherly.

Ia menegaskan, menjaga budaya tidak hanya berarti mempertahankan tradisi masa lalu, tetapi juga merawat jati diri, nilai-nilai luhur, serta kebijaksanaan yang diwariskan para pendahulu.

Sherly menilai, penyelenggaraan Festival Taranoate dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Selain memperkuat identitas budaya, festival tersebut dinilai turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Ke depan, ia berharap Festival Taranoate dapat dikembangkan dengan durasi penyelenggaraan yang lebih panjang, bahkan menjadi aktivitas budaya yang berlangsung sepanjang tahun.

“Harapannya, ke depan bisa berlangsung sebulan, bahkan bisa berlangsung satu tahun. Jadi, aktivitasnya tidak hanya bergerak saat festival, tetapi bisa berlangsung sepanjang tahun,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dialog Pendidikan, Kadikbud Malut Sentil Uang Komite Sekolah

Menurutnya, pengembangan festival secara berkelanjutan dapat memperluas dampak ekonomi sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk terus menghidupkan tradisi dan aktivitas kebudayaan.

Sherly juga menyampaikan apresiasi kepada Kesultanan Ternate dan seluruh pemangku adat yang konsisten menjaga warisan peradaban tersebut.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, Kesultanan Ternate, pemangku adat, dan masyarakat terus diperkuat agar Festival Taranoate tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya, penguatan nilai keagamaan, dan penggerak ekonomi masyarakat Maluku Utara. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

366 Peserta Bersaing di Open Water Swimming 2026
Gubernur dan Muslimat NU Malut Dorong Qasidah Jadi Sumber Ekonomi
PKB Halut Incar 4 Kursi DPRD, Fahmi Musa Siapkan Kekuatan Baru
Tanggap Darurat Karthutla TPA Takome Berakhir, Rehabilitasi Disiapkan
Bappeda Malut Perketat Evaluasi Program Prioritas Jelang Akhir Tahun 2026
PPK PUPR Malut Buka Data Teknis Fondasi Jembatan Togoreba Tua-Tolabi
Kredit ASN Macet di BRI, BPKAD Malut Bongkar Kendala SP2D Online
Kalahkan Sulamina, Badai Biru Juara Pemdes Cup III

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:29 WIT

366 Peserta Bersaing di Open Water Swimming 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:58 WIT

Gubernur dan Muslimat NU Malut Dorong Qasidah Jadi Sumber Ekonomi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:18 WIT

PKB Halut Incar 4 Kursi DPRD, Fahmi Musa Siapkan Kekuatan Baru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:38 WIT

Festival Tara No Ate dan MTQ Masuk Agenda Prioritas Pelestarian Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:15 WIT

Tanggap Darurat Karthutla TPA Takome Berakhir, Rehabilitasi Disiapkan

Berita Terbaru

Pengalungan medali kepada para pemenang Kejuaraan Open Water Swimming 2026 di Pantai Falajawa, Kota Ternate. || Foto : Kasedata.id

Daerah

366 Peserta Bersaing di Open Water Swimming 2026

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:29 WIT