PKB Halut Incar 4 Kursi DPRD, Fahmi Musa Siapkan Kekuatan Baru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengukuhan Pengurus DPC PKB Halmahera Utara periode 2026–2031 yang dirangkaikan dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab). || Foto : Kasedata.id

Pengukuhan Pengurus DPC PKB Halmahera Utara periode 2026–2031 yang dirangkaikan dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab). || Foto : Kasedata.id

Kasedata.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai memanaskan mesin politik di Kabupaten Halmahera Utara. Tak sekadar menata kepengurusan, partai besutan Muhaimin Iskandar itu membidik kebangkitan elektoral dengan target merebut empat kursi DPRD Halmahera Utara pada pemilu mendatang.

Target tersebut ditegaskan dalam agenda Pengukuhan Pengurus DPC PKB Halmahera Utara periode 2026–2031 yang dirangkaikan dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Hotel Bryken, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Ketua DPW PKB Maluku Utara, Jasri Usman, serta instruktur nasional PKB yang juga politisi senior dan Wakil Ketua I DPW PKB Maluku Utara, Muhajirin Bailussy. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi, kapasitas kader, dan arah perjuangan politik PKB di Halmahera Utara.

Dalam arahannya, Jasri Usman menegaskan bahwa penguatan struktur partai harus berjalan seiring dengan peneguhan ideologi, perluasan basis dukungan, serta komitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat tanpa sekat agama maupun suku.

Menurut Jasri, PKB bukan partai yang hanya mewakili satu kelompok agama, melainkan ruang perjuangan politik bagi masyarakat dari berbagai latar belakang yang memiliki komitmen terhadap kebenaran, keadilan, dan kesejahteraan rakyat.

“PKB bukan partai satu agama saja, melainkan partai bagi orang-orang beragama yang memiliki komitmen memperjuangkan kebenaran, keadilan, dan kesejahteraan rakyat,” tegas Jasri.

Ia menekankan, karakter inklusif tersebut harus tercermin dalam kerja politik seluruh kader PKB di Maluku Utara. Partai dituntut hadir sebagai wadah aspirasi masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dari Tiga Kursi Menjadi Satu, PKB Halut Siapkan Kebangkitan

Di tingkat cabang, Ketua DPC PKB Halmahera Utara, Fahmi Musa, mengakui bahwa partainya menghadapi pekerjaan besar setelah perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2024 turun dari tiga kursi menjadi satu kursi.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Pendidikan, Anggota DPRD Ternate Najib Hi. Talib Gelar Reses di 2 SD

Namun, kondisi tersebut tidak ingin dibiarkan menjadi kemunduran berkepanjangan. Fahmi menegaskan, momentum kepengurusan baru harus menjadi titik balik untuk membenahi organisasi, memperkuat militansi kader, dan membangun kembali kepercayaan masyarakat.

DPC PKB Halmahera Utara kini mendorong konsolidasi menyeluruh, mulai dari pengurus cabang, Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), hingga pengurus ranting di tingkat desa.

Fahmi menyebut, keterbatasan sumber daya dan tantangan efisiensi anggaran daerah menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, pihaknya optimistis dapat membangun kekuatan organisasi yang lebih solid dan kompetitif.

Salah satu modal yang disiapkan adalah masuknya sejumlah figur dan kader potensial baru, termasuk politikus yang sebelumnya berasal dari partai lain. Bergabungnya wajah baru serta kembalinya kader lama dinilai dapat memperluas basis dukungan PKB di Halmahera Utara.

Empat Dapil Jadi Sasaran, Target Empat Kursi

Untuk mengembalikan kekuatan politiknya, Fahmi mengungkapkan telah menandatangani pakta integritas di tingkat DPP PKB dengan target meraih empat kursi DPRD Halmahera Utara pada pemilu mendatang.

Sasarannya jelas, kata Fahmi, yakni satu kursi dari masing-masing daerah pemilihan (dapil) satu hingga dapil empat.

Target tersebut menjadi tantangan sekaligus tolok ukur bagi kepengurusan DPC PKB Halmahera Utara periode 2026–2031. Konsolidasi tidak cukup berhenti pada pengukuhan pengurus, tetapi harus diterjemahkan menjadi kerja politik terukur, perekrutan kader, penguatan jaringan, dan pendekatan langsung kepada masyarakat.

“Tantangan hari ini adalah peluang bagi kita untuk lebih solid dan militan. Dengan kerja keras, kalkulasi yang matang, serta bergabungnya kekuatan baru, kami yakin target empat kursi di Halmahera Utara dapat kita wujudkan,” ujar Fahmi penuh optimis.

Ia juga memastikan jajaran DPC, DPAC, dan ranting terus diarahkan untuk menuntaskan penataan organisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi pemilu mendatang, baik pada 2029 maupun sesuai ketentuan regulasi yang berlaku.

Baca Juga :  Seruan Pilkada Damai dari GP Nuku: Tolak Kekerasan, Politik Uang dan Jaga Narasi Sejuk

Muhajirin Bailussy Perkuat Orientasi Politik Kader

Kehadiran Muhajirin Bailussy sebagai instruktur nasional dalam agenda orientasi politik menjadi bagian dari penguatan kapasitas dan pemahaman kader terhadap prinsip perjuangan partai.

Orientasi politik dan pendidikan politik berjenjang diharapkan membekali pengurus dengan pemahaman mengenai ideologi, strategi organisasi, serta tanggung jawab politik dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Sejalan dengan agenda tersebut, Muhajirin mengingatkan bahwa kekuatan organisasi harus diimbangi dengan integritas kader. Seluruh pengurus diharapkan memahami Mabda’ Siyasi atau prinsip dasar perjuangan PKB sebagai pedoman dalam menjalankan tugas politik.

Nilai tersebut penting agar kader, khususnya anggota legislatif, tetap amanah, tidak terlena oleh kekuasaan maupun materi, serta konsisten menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas.

Waka 1 DPW PKB Malut itu mengapresiasi langkah cepat DPC PKB Halmahera Utara dalam membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan. Ia meminta konsolidasi segera diperluas hingga ke seluruh desa di Halmahera Utara melalui pembentukan pengurus ranting sesuai target partai.

Bagi Gus Jir, sapaan akrab Muhajirin, struktur yang rapi dan terintegrasi merupakan fondasi penting untuk memperkuat daya jangkau partai sekaligus memastikan kerja-kerja politik berjalan efektif hingga ke tingkat akar rumput.

Dengan kepengurusan baru, masuknya figur potensial, penguatan kapasitas kader, dan target empat kursi DPRD, PKB Halmahera Utara kini menghadapi tantangan untuk membuktikan bahwa konsolidasi organisasi dapat berbuah peningkatan dukungan politik.

“Pekerjaan rumah partai bukan hanya memperkuat struktur hingga desa, tetapi juga mengubah momentum kebangkitan menjadi kepercayaan nyata masyarakat pada pemilu mendatang,” pungkas Muhajirin Bailussy . (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tanggap Darurat Karthutla TPA Takome Berakhir, Rehabilitasi Disiapkan
PPK PUPR Malut Buka Data Teknis Fondasi Jembatan Togoreba Tua-Tolabi
Kredit ASN Macet di BRI, BPKAD Malut Bongkar Kendala SP2D Online
Kalahkan Sulamina, Badai Biru Juara Pemdes Cup III
Fatayat NU Malut Kenang Sultan, Kirim Doa untuk Para Kiai
Branding Ternate Kota Rempah Harus Berdampak pada Ekonomi Warga
Sherly Tjoanda Tembus Peringkat Kedua Gubernur Pilihan Anak Muda Nasional
Jejak NU ke Mimbar Hari Santri, Aka Merajut Pesan untuk Generasi Masa Depan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:18 WIT

PKB Halut Incar 4 Kursi DPRD, Fahmi Musa Siapkan Kekuatan Baru

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:15 WIT

Tanggap Darurat Karthutla TPA Takome Berakhir, Rehabilitasi Disiapkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:14 WIT

PPK PUPR Malut Buka Data Teknis Fondasi Jembatan Togoreba Tua-Tolabi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:09 WIT

Kredit ASN Macet di BRI, BPKAD Malut Bongkar Kendala SP2D Online

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:46 WIT

Kalahkan Sulamina, Badai Biru Juara Pemdes Cup III

Berita Terbaru

Daerah

Kalahkan Sulamina, Badai Biru Juara Pemdes Cup III

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:46 WIT