Kasedata.id – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Taliabu memperkuat koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara guna membuka peluang dukungan program pembangunan dari pemerintah pusat.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Taliabu, Yosar Kardiat, ke Kantor BPJN Maluku Utara pada Jumat, 30 Oktober 2026. Dalam pertemuan itu, Yosar diterima langsung oleh Plt. Kepala BPJN Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, didampingi Kasubbag Umum dan Tata Usaha, Rizal Hafel.
Pertemuan strategis tersebut membahas sejumlah agenda penting terkait percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Pulau Taliabu. Salah satu fokus pembahasan adalah optimalisasi program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) sebagai salah satu instrumen dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan konektivitas antarwilayah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Plt. Kepala BPJN Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, menyambut positif langkah koordinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam memastikan program pembangunan infrastruktur berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekda Pulau Taliabu, Yosar Kardiat, saat dikonfirmasi Kasedata.id, Selasa (3/11/2026) menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan merupakan salah satu prioritas penting pemerintah daerah. Sebab, kondisi geografis Taliabu sebagai daerah kepulauan membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai agar konektivitas antarwilayah semakin terbuka.
Pemkab Taliabu, kata Yosar, berkomitmen terus mendorong pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan maupun jembatan melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, termasuk BPJN Maluku Utara.
Upaya tersebut bukan semata-mata mengejar pembangunan fisik, melainkan memastikan masyarakat mendapatkan akses transportasi yang lebih baik. Infrastruktur yang memadai akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, mempercepat pelayanan publik, sekaligus membuka akses terhadap pusat-pusat ekonomi dan pelayanan dasar.
Karena itu, dukungan pemerintah pusat melalui program IJD dinilai menjadi peluang strategis yang perlu diperjuangkan bersama. Pemkab Taliabu juga terus mendorong agar kebutuhan pembangunan infrastruktur di wilayahnya dapat terakomodasi dalam program-program prioritas nasional.
Bagi masyarakat Taliabu, keberadaan jalan dan jembatan bukan sekadar proyek pembangunan, tetapi menyangkut akses kehidupan sehari-hari. Konektivitas yang baik akan mengurangi keterisolasian wilayah, menekan biaya transportasi, serta memberikan ruang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui koordinasi tersebut, Yosar berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat bersama BPJN Maluku Utara sehingga percepatan pembangunan infrastruktur dapat diwujudkan secara bertahap, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pembangunan jalan dan jembatan menjadi bagian penting dari komitmen Pemkab Taliabu dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah-wilayah yang membutuhkan akses konektivitas lebih baik,” pungkasnya. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi





![Gebyar pasar murah cabai rawit yang digelar Disperindag Provinsi Malut [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/11/IMG_20261102_214129-225x129.jpg)

