Dari Surakarta, Gubernur Dorong Penguatan Budaya di Maluku Utara

Kamis, 20 November 2025 - 15:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur maluku utara (tengah) saat menjadi pembicara di kuliah umum mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Selasa (19/11/2025).

Gubernur maluku utara (tengah) saat menjadi pembicara di kuliah umum mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Selasa (19/11/2025).

Kasedata.id — Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mempertegas komitmennya dalam membangun sektor pendidikan, kebudayaan, dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal sebagai salah satu fondasi daerah.

Komitmen ini kembali ditegaskan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, saat menyampaikan kuliah umum bagi mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta di Gedung Teater Besar ISI Surakarta, Selasa (19/11/2025) kemarin. Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Dalam pemaparannya, Gubernur Sherly menyebut Jawa Tengah sebagai daerah dengan pengalaman panjang dan praktik pembangunan budaya yang dapat menjadi rujukan bagi Maluku Utara dalam mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis masyarakat.

“Banyak yang saya pelajari dari Jawa Tengah. Intinya, pendidikan yang baik akan melahirkan literasi budaya dengan karakter kuat, kreatif, dan produktif,” ujar Sherly.

Sherly menegaskan bahwa Maluku Utara menempatkan kebudayaan sebagai penggerak ekonomi baru. Ia menyebut literasi budaya sebagai fondasi penting untuk memperkuat identitas daerah, meningkatkan kreativitas generasi muda, dan menciptakan industri kreatif yang kompetitif di kancah nasional maupun global.

Ia menilai keberhasilan Jawa Tengah dalam menjadikan budaya sebagai episentrum pembangunan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Praktik tersebut, kata Sherly, menjadi inspirasi untuk memperkuat ekosistem budaya di Maluku Utara sekaligus memperluas ruang ekspresi kreatif lintas generasi.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa pihaknya menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Salah satu program unggulannya ialah Kecamatan Berdaya, mendorong tumbuhnya pusat kreativitas di tingkat akar rumput.

Baca Juga :  Husni Bopeng, Serap Aspirasi Warga Kayu Merah dengan Spirit Perubahan

“Kearifan lokal perlu kita uri-uri. Budaya itu benteng pertama dan terakhir,” tegas Luthfi.

Kuliah umum ini menjadi momentum kolaborasi antara ISI Surakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Kolaborasi lintas daerah diharapkan melahirkan model penguatan budaya dan ekonomi kreatif yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia.

Sinergi itu semata-mata mempercepat transformasi sektor budaya dan ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat posisi Maluku Utara sebagai salah satu pusat kreativitas baru di kawasan timur Indonesia. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate
Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar
Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian
Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate
Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan
Kebakaran Dekat Sungai Akelamo, Pemdes Kawasi Koordinasikan Penanganan
Kontraktor Tolak Desain PUPR Malut, Proyek Payahe–Dehepodo Tersandung Perencanaan
11 Pejabat Dilantik, Wali Kota Ternate Sebut Bukan Hadiah

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:03 WIT

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:54 WIT

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIT

Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:22 WIT

Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIT

Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan

Berita Terbaru

Jembatan Ake Busale di ruas Saketa-Dehepodo, Kabupaten Halmahera Selatan [dok : kasedata]

Daerah

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Okt 2026 - 12:54 WIT