Penipuan Catut Nama Kapolda dan Kejati, Warga Malut Jadi Korban

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi

Foto : ilustrasi

Kasedata.id — Sindikat penipuan yang mencatut nama sejumlah pejabat penting di Provinsi Maluku Utara kembali marak. Nama Kapolda Malut hingga Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut digunakan untuk memuluskan aksi kejahatan itu.

Informasi dihimpun, seorang warga Maluku Utara bernama Muhammad Ali menjadi korban terbaru. Ia ditipu seseorang yang mengaku sebagai Kapolda Malut dan diminta mentransfer uang sebesar Rp 100 juta ke rekening BRI 001901166646503 atas nama Tommy Gre Siando.

Uang itu dikirim korban secara bertahap—50 juta, 40 juta, dan  10 juta pada Minggu (7/12/2025) sore.

Tak hanya itu, modus lain juga digunakan. Korban diiming-imingi lelang mobil Toyota Alphard seri terbaru senilai Rp 850 juta yang disebut-sebut sebagai barang sitaan Kejati Malut. Seorang pengusaha di Malut bahkan nyaris terjebak dalam penipuan ini.

Para korban juga diarahkan mengakses tautan https://iasc.ojk.go.id dan diminta mengisi data pribadi. Setelah data dimasukkan, nomor rekening para pelaku langsung diblokir otomatis untuk menghilangkan jejak.

Kapolda Malut Irjen Pol Waris Agono membenarkan adanya laporan terkait modus penipuan tersebut. Ia menjelaskan, para pelaku memilih beraksi pada hari libur karena minimnya aktivitas layanan lembaga keuangan.

Baca Juga :  IMM Maluku Utara Desak Kapolda Baru Tindak Oknum Polisi Bermasalah

“Yang jadi masalah adalah kalau hari libur, petugas di kantor OJK maupun bank tidak ada yang stand by. Para penipu tahu hal itu, makanya mereka beraksi saat hari libur,” ujarnya.

Kapolda mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi lelang atau permintaan dana yang mengatasnamakan pejabat tertentu. Ia menegaskan agar masyarakat melakukan konfirmasi berlapis sebelum mengirim uang ke pihak yang tidak dikenal.

“Jika ada yang terlanjur menjadi korban, silakan melapor ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Kami imbau masyarakat lebih berhati-hati dan bijak dalam setiap transaksi keuangan,” tandas Kapolda Malut. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi
Longboat Baku Tabrak di Taliabu, Satu Korban Hilang
Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 
Kantor Ombudsman Dibobol Maling, Polres Ternate Selidiki
Merasa Dicemarkan, Mantan Koordinator PKH Ternate Laporkan ke Polisi
Disnakertrans Malut Selidiki Kematian Karyawan IWIP
Eks Bupati Taliabu Jadi Tersangka Kasus Istana Daerah
Rumah Warga Fitu di Ternate Hangus Terbakar

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:33 WIT

Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:28 WIT

Longboat Baku Tabrak di Taliabu, Satu Korban Hilang

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:10 WIT

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:06 WIT

Kantor Ombudsman Dibobol Maling, Polres Ternate Selidiki

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:04 WIT

Merasa Dicemarkan, Mantan Koordinator PKH Ternate Laporkan ke Polisi

Berita Terbaru

GABDIKA Malut saat menggelar Gashuku dan Ujian Kenaikan Sabuk Perdana yang berlangsung di Pantai Tobololo Kota Ternate

Olahraga

Ujian Perdana, GABDIKA Malut Perkuat Pembinaan Karateka Muda

Senin, 17 Agu 2026 - 19:17 WIT