ASN Halsel Diwarning soal Disiplin dan Pelayanan Publik

Senin, 19 Januari 2026 - 10:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Sekda Halsel, Abdillah Kamarullah, saat memimpin apel gabungan [doc: Ridal/Kasedata]

Plt Sekda Halsel, Abdillah Kamarullah, saat memimpin apel gabungan [doc: Ridal/Kasedata]

Kasedata.id – Kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Pemkab Halsel) hingga peningkatan pelayanan publik menjadi peringatan keras (warning). Hal ini mencuat dalam kegiatan apel gabungan yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Halmahera Selatan, Senin (19/1/2026) pagi.

Apel tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah, dan diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta ASN di lingkungan Pemkab Halsel.

Sekda Abdillah menekankan bahwa pentingnya disiplin ASN serta peningkatan mutu pelayanan publik. Ia mengajak para pimpinan OPD, pejabat administrator, dan pejabat pelaksana untuk lebih tegas mendisiplinkan pegawai di masing-masing instansi.

“Beberapa waktu lalu Bupati telah mengeluarkan surat edaran tentang penegakan disiplin. Tujuannya agar kita semua lebih mendisiplinkan diri dalam melaksanakan tugas serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Abdillah saat memberi arahan.

Ia meminta setiap OPD menegakkan aturan kedisiplinan sesuai surat edaran Bupati. Jika tidak, akan ada sanksi disiplin yang diterapkan termasuk pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN yang lalai atau malas berkantor.

“Jumlah PNS di Halmahera Selatan sebanyak 3.796 orang dan PPPK sebanyak 5.252 orang. Total ASN kita mencapai 9.048 orang. Jika ASN sebanyak ini tidak kita tertibkan, maka pelayanan kepada masyarakat tidak akan maksimal,” tegasnya.

Baca Juga :  Festival Olahraga di Ternate Resmi Bergulir, 12 Cabor Siap Berkompetisi

Diakhir arahannya, Abdillah juga mengingatkan para pimpinan OPD, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan pejabat terkait lainnya bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Maluku Utara akan melakukan pemeriksaan pendahuluan pada 26 Januari 2026. Karena itu, seluruh administrasi diminta segera dipersiapkan.

“ Para pimpinan OPD agar dapat menginstruksikan kepada PPK dan pejabat lainnya untuk menyiapkan seluruh administrasi yang dibutuhkan saat pemeriksaan BPK,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur
Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut
Cegah Persoalan Hukum, Bupati Sula Teken MoU dengan Jaksa
Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo
Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi
Beredar BBM Oplosan di Ternate, Polisi Selidiki Pemasok Pertalite
Penertiban Aset Pemprov Malut Dikebut, 64 Kendaraan Dinas Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:30 WIT

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 November 2026 - 13:32 WIT

BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIT

Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut

Senin, 2 November 2026 - 19:40 WIT

Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo

Senin, 2 November 2026 - 16:19 WIT

Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi

Berita Terbaru

Ekonomi

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:26 WIT

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Sula, H. Syamsudin Ode Maniwi [dok : karno/kasedata]

Sula

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:30 WIT