Dugaan Penganiayaan Kepala KUA di Halsel, Dipicu Persoalan Internal Keluarga

Senin, 9 Februari 2026 - 17:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, Ongky Nyong (korban). || dok : Ridal/Kasedata

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, Ongky Nyong (korban). || dok : Ridal/Kasedata

Kasedata.id Peristiwa dugaan penganiayaan kembali dialami Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, Ongky Nyong. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Silang, Kecamatan Bacan Timur Selatan, pada Minggu malam (8/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIT.

Berdasarkan keterangan korban, insiden dugaan penganiayaan itu berlangsung di rumah pribadi Kepala Desa Silang, yang juga merupakan istri Ongky, tepatnya di ruang makan.

Saat kejadian, Ongky sedang berada di dalam kamar ketika mendengar salam dari seseorang yang mencarinya. Ongky kemudian keluar untuk menemui mereka.

Setibanya di ruang makan, Ongky bertemu dengan tiga orang terduga pelaku. Ia sempat ditanya terkait unggahan di media sosial miliknya sebelum akhirnya mengalami tindakan kekerasan.

“Saya ditanya soal postingan di Facebook, lalu dikeroyok, dipukul, dan diinjak berulang kali oleh tiga orang,” ujar Ongky.

Akibat pengeroyokan tersebut, Ongky tidak mampu memberikan perlawanan. Ia mengaku mengalami sesak napas karena tekanan di bagian dada dan hanya bisa pasrah saat menerima pukulan secara bertubi-tubi.

Usai kejadian, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Labuha untuk mendapatkan penanganan medis. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Ongky sempat tidak sadarkan diri akibat luka yang dideritanya.

Baca Juga :  Seorang Pemuda Desa Silang Dipolisikan, Buntut Aksi Penganiayaan

Atas peristiwa tersebut, dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap Ongky telah dilaporkan ke Polres Halmahera Selatan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Informasi yang dihimpun media ini dari sejumlah sumber menyebutkan bahwa dugaan motif penganiayaan berkaitan dengan persoalan internal rumah tangga, yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik.

Sebagai informasi, salah satu terduga pelaku penganiayaan diketahui merupakan adik kandung dari istri Ongky. Sementara itu, kehadiran Ongky di Desa Silang disebut atas permintaan istrinya sendiri. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Komunitas Konco Sandar Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Dorong Masyarakat Berani Cegah Kekerasan
Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi
Longboat Baku Tabrak di Taliabu, Satu Korban Hilang
Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 
Kantor Ombudsman Dibobol Maling, Polres Ternate Selidiki
Merasa Dicemarkan, Mantan Koordinator PKH Ternate Laporkan ke Polisi
Disnakertrans Malut Selidiki Kematian Karyawan IWIP
Eks Bupati Taliabu Jadi Tersangka Kasus Istana Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:34 WIT

Komunitas Konco Sandar Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Dorong Masyarakat Berani Cegah Kekerasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:33 WIT

Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:28 WIT

Longboat Baku Tabrak di Taliabu, Satu Korban Hilang

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:10 WIT

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:06 WIT

Kantor Ombudsman Dibobol Maling, Polres Ternate Selidiki

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT