Kasedata.id – Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Maluku Utara yang berlokasi di Kelurahan Santiong, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, diduga menjadi sasaran pencurian. Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polres Ternate dan kini dalam proses penyelidikan.
Laporan pengaduan diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ternate pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIT. Pelapor sekaligus korban diketahui bernama Fadhilah Rais (40), warga Kelurahan Kasturian, Kecamatan Ternate Utara.
Kasat Reskrim Polres Ternate AKP Bakry Syahruddin melalui Kasi Humas Polres Ternate IPDA Sudirjo menjelaskan, kasus itu pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WIT setelah seorang petugas kebersihan (office boy) Ombudsman RI Perwakilan Maluku Utara, Naufal, mengirimkan empat rekaman video melalui aplikasi WhatsApp yang memperlihatkan kondisi sejumlah ruangan kantor dalam keadaan rusak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam rekaman video terlihat kaca jendela ruang Bendahara Pembantu Perwakilan pecah dan beberapa ruangan lainnya dalam kondisi berantakan yang diduga telah menjadi sasaran pencurian,” ujar Sudirjo.
Menindaklanjuti informasi itu, pelapor langsung mendatangi kantor untuk melakukan pengecekan. Dari hasil pemeriksaan awal di ruang Bendahara Pembantu Perwakilan dan ruang Kepala Perwakilan Ombudsman RI Maluku Utara, diketahui sejumlah barang telah hilang.
Barang-barang dilaporkan hilang antara lain satu unit telepon genggam merek Samsung, hard disk CCTV, satu pak pena, tiga unit hard disk PC atau laptop, serta satu unit server CCTV.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp9,63 juta. Selain kehilangan sejumlah barang, pihak Ombudsman juga menemukan kerusakan pada bangunan berupa plafon dan seng di Ruangan 205 yang diduga menjadi akses masuk pelaku.
Setelah mengetahui kejadian itu, pelapor bersama dua petugas keamanan mendatangi SPKT Polres Ternate untuk membuat laporan resmi guna proses hukum lebih lanjut.
“Saat ini identitas pelaku masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Ternate,” kata Sudirjo.
Ia menjelaskan, sejumlah langkah telah dilakukan kepolisian di antaranya menerima laporan pengaduan, membuat administrasi laporan, memeriksa pelapor, serta melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif pencurian.
Polres Ternate, lanjut Sudirjo, berkomitmen menangani kasus itu secara profesional dengan mengumpulkan keterangan saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mendalami seluruh petunjuk yang ditemukan di lokasi.
“Kami telah menerima laporan dugaan tindak pidana pencurian itu dan saat ini Satreskrim Polres Ternate sedang melakukan serangkaian penyelidikan. Kami akan mengumpulkan keterangan saksi, melakukan olah TKP, serta mendalami seluruh petunjuk yang ada guna mengungkap pelaku,” pungkasnya. (*)
Penulis : Pewarta
Editor : Sandin Ar





![Wali Kota Ternate saat memberi sambutan pada kegiatan open house sekolah rakyat [Foto : iin afriyanti/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG_20260619_152429-225x129.jpg)

