Harga Tomat Tidore di Pasar Ternate Melonjak, Ini Penyebabnya

Sabtu, 28 Juni 2025 - 17:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi tanaman tomat

Foto : Ilustrasi tanaman tomat

Kasedata.id – Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan lokal di pasar Kota Ternate, saat ini menjadi perhatian. Dalam sepekan terakhir terdapat lonjakan harga seperti di pasar Kota Baru Ternate. Penyebabnya adalah kualitas bibit dan faktor cuaca belakangan ini tak menentu.

Hasil pantauan pewarta kasedata.id, Sabtu (28/6/2025), menunjukkan kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti tomat, bawang, dan cabai. Yang menarik adalah ada perbedaan harga antara tomat asal Tidore dan tomat dari Manado.

Seorang pedagang, Ibu Sriyani, mengungkapkan bahwa harga tomat terkini mencapai Rp35.000 per kilogram, cabai rawit atau rica nona hingga Rp120.000/kg, sementara bawang masih bertahan di kisaran Rp50.000–Rp60.000/kg. Namun tomat asal Tidore ini dijual lebih mahal dibandingkan tomat Manado.

Menurutnya, perbedaan harga itu tak lepas dari kualitas bibit. “Tomat Tidore pada umumnya menggunakan bibit merek servo. Tomat ini sedikit keras dan tahan lama, jadi harga jualnya lebih tinggi,” jelas Ibu Sri yang kerap disapa.

Sementara, tomat dari Manado biasanya berasal dari bibit Betavila, yang menghasilkan buah berkulit tipis dan lebih rentan rusak selama pengiriman. Hal ini berdampak pada kestabilan pasokan dan harga jual di pasar. Tak hanya kualitas, faktor cuaca ekstrem belakangan ini juga menjadi penyebab lonjakan harga.

Baca Juga :  Program P2L, Dorong Kemandirian Pangan di Kepulauan Sula

“Petani di Tidore banyak yang mengalami gagal panen karena cuaca tak menentu. Itu yang membuat stok menurun dan harga ikut naik,” ungkap Sri.

Menyangkut kualitas bibit servo diakui pihak Toko Tani Satwa yang beralamat di Kelurahan Mangga Dua. Pihak toko menyebut bahwa harga bibit tomat sangat bervariasi tergantung jenisnya. Seperti bibit karuna Rp42.000/pak, rempai Rp40.000/pak, gran sakina Rp65.000/pak, mawar Rp41.000/pak, dan harga bibir Servo Rp238.000/pak

Menurut pihak toko bahwa bibit servo selain mahal, juga dikenal salah satu bibit yang unggul dari sisi kualitas dan daya tahan produk. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko
Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV
Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih
APBD-P Maluku Utara Tahun 2026 Tembus Rp 3,211 Triliun
Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino
Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut
Sebanyak 28 Pemegang Izin Tambang Maluku Utara Belum Kantongi RKAB
BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:07 WIT

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIT

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:06 WIT

Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIT

Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:46 WIT

Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT