KPU Halsel Ajak Masyarakat Kawal Hak Pilih

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Kabupaten Halmahera Selatan, Tabrid S. Thalib

Ketua KPU Kabupaten Halmahera Selatan, Tabrid S. Thalib

Kasedata.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Selatan, Tabrid S. Thalib, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengawal hak pilih sebagai bagian penting dari proses demokrasi.

Hal tersebut disampaikan Tabrid dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan bertema “Ngopi (Ngobrol Pemilu), Menanti Maghrib, Menjaga Hak Pilih” yang diselenggarakan Bawaslu Halmahera Selatan di Kafe Starlight, Kamis (5/3/2026).

Tabrid menegaskan menjaga hak konstitusional warga negara untuk menyalurkan suara dalam pemilihan umum merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya penyelenggara pemilu, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa KPU dan Bawaslu berada dalam payung hukum yang sama, namun memiliki peran berbeda. KPU bertugas melaksanakan seluruh tahapan teknis penyelenggaraan pemilu, sementara Bawaslu berfungsi melakukan pengawasan terhadap proses tersebut.

Baca Juga :  Disnaker Halsel Dinilai Tak Mampu Siapkan TKL Berkualitas

Tabrid juga mengungkapkan Kabupaten Halmahera Selatan berhasil keluar dari zona merah dan masuk ke zona hijau pada pelaksanaan Pilkada 2024.

“Kami lima komisioner KPU Halsel periode 2024–2029 memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas dan menghapus stigma negatif bahwa Halsel selalu bermasalah dalam proses pemilu,” ujarnya.

Dalam masa non-tahapan pemilu pada 2025 hingga 2027, KPU Halsel memfokuskan dua program prioritas nasional yakni pemutakhiran partai politik berkelanjutan serta pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Baca Juga :  Bahaya LSL, Ternate Masuk Zona Rawan HIV/AIDS

Menurut Tabrid, sepanjang 2025 KPU telah melaksanakan kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan baru saja menyelesaikan tahap triwulan pertama tahun 2026. Program ini bertujuan menjaga akurasi data pemilih sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Ia juga menekankan hak memilih merupakan pilar utama demokrasi sekaligus bagian dari hak asasi manusia yang harus dijamin oleh negara agar setiap warga dapat menyalurkan suara secara bebas.

“Proses pemilu yang baik, aman, dan lancar tidak hanya bergantung pada KPU dan Bawaslu, tetapi juga pada dukungan serta partisipasi aktif seluruh masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 
Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 
Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana
Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur
Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur
Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar
Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:08 WIT

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 

Rabu, 4 November 2026 - 18:33 WIT

Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 

Rabu, 4 November 2026 - 18:08 WIT

Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana

Rabu, 4 November 2026 - 16:00 WIT

Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur

Rabu, 4 November 2026 - 12:02 WIT

Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar

Berita Terbaru