Pedagang Ayam di Pasar Gamalama Merugi, Disperindag Dinilai Abai

Kamis, 28 Agustus 2025 - 18:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi pedagang ayam kampung di pasar Gamalama Ternate || Foto : Sukarsi_kasedata

Lokasi pedagang ayam kampung di pasar Gamalama Ternate || Foto : Sukarsi_kasedata

Kasedata.id — Pedagang ayam kampung di Pasar Gamalama, Kota Ternate, mengeluhkan kerugian akibat keberadaan pedagang liar yang berjualan di area depan pasar. Mereka menilai Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate terkesan abai meski keluhan sudah berulang kali disampaikan.

Seorang pedagang berinisial AR mewakili pedagang lainnya, mengatakan keberadaan pedagang liar ayam kampung yang menempati trotoar membuat pembeli tidak mau masuk ke area belakang pasar, tempat resmi telah disediakan Disperindag. Akibatnya, pendapatan para pedagang menurun drastis.

Baca Juga :  SDN 37 Ternate Fokus Pendidikan Berbasis Keagamaan Selama Ramadan

“Tempat kami sebenarnya efektif, tapi karena masih banyak pedagang ayam lain berjualan di depan, pelanggan malas masuk ke belakang. Akibatnya, ayam kami jual sering mati karena tidak laku,” ungkap AR dengan nada kesal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski menanggung kerugian, para pedagang di lokasi itu tetap diwajibkan membayar iuran sebesar Rp3 juta per bulan ke Dinas Perikanan sebagai pengelola lahan.

Baca Juga :  Sentra Wahana Bahagia Ternate Gelar Pasar Murah Jelang Hari Raya

AR menuturkan, sudah empat bulan keluhan mereka diabaikan. Berulang kali para pedagang mendesak Disperindag untuk menertibkan pedagang liar, namun tidak ada langkah tegas yang diambil.

“Mestinya semua harus ditata di satu tempat. Sudah empat bulan kami menyuarakan persoalan ini tapi tidak pernah ditindaklanjuti. Saya merasa sangat dirugikan,” tegasnya.

Ia berharap Disperindag segera melakukan penataan agar semua pedagang bisa berjualan secara adil di tempat yang sama, tanpa merugikan satu pihak. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Presiden RI Prabowo Subianto Kunjungi Maluku Utara
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana
Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja
Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional
Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam
Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak
Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga
KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:10 WIT

Presiden RI Prabowo Subianto Kunjungi Maluku Utara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:11 WIT

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:14 WIT

Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:38 WIT

Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:37 WIT

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam

Berita Terbaru

Presiden RI Prabowo Subianto. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Presiden RI Prabowo Subianto Kunjungi Maluku Utara

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:10 WIT

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:14 WIT

Gubernur Sherly Tjoanda Laos membuka secara resmi lomba menembak di Lapangan Tembak Brimob Polda Maluku Utara. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:38 WIT